Duh Milih Ponsel Kayak Samsung Galaxy  S20 Dengan Sensor Kamera Yang Besar-besar Gitu! Buat Apa Sih?

Duh Milih Ponsel Kayak Samsung Galaxy S20 Dengan Sensor Kamera Yang Besar-besar Gitu! Buat Apa Sih?

Rasa iri ini periih di hati ketika baru saja memilih Ponsel anyar dengan sensor kamera 48MP, eh tetiba ada saja Ponsel yang menyalipnya dengan tawaran sensor kamera di atasnya. Rasanya mau beli Samsung Galaxy S20 itu nah, tapi bagaimana mungkin yang lama saja belum lunas! Auw…

Saya baru ngintip –sok mau beli- satu ponsel yang blak-blakan menyisipkan sensor kamera sebesar 108MP. Dan kayaknya sebentaran bisa saja angka sensor tadi itu terus saja membesar, ketika kita sudah tua nanti. Heh, semakin dinanti malah duluan kita yang mati!

Namun saya percaya, sensor kamera itu cepat bakal lambat akan tersalip jua kok! Percaya? Alasananya gampang, Chipset kayak Snapdragon 865, ternyata pas dan kompetible disetel dan mampu memainkan sensor kamera hingga 200MP.

Aduh dengan kamera yang besar tadi, kita malah mikir buat apa sih Ponsel tadi? Selfian? Toh tidak berubah sih wajah kita, ya gitu-gitu aja. Jika terkesan cuman gaya-gayaan bisa jadi, karena jika yang empunya kebetulan gaptek tidak bisa memaksimalkan ponsel dengan kamera besar nya tadi. Ujungnya hasil fotonya kalah dengan Ponsel ecek-ecek punya saya ini. Hiks.

Namun ya tidak bisa disalahkan juga membeli ponsel dengan kamera yang besar, karena jika uang sudah berbicara kita mau apa? Dengan harga yang mahal, tentu saja sesor kamera yang besar hanya dimiliki oleh ponsel Flagship.

Jika dicermati detail, banyak kali ponsel yang menyematkan banyak lensa kamera di punggungnya terus, alogaritma ponsel, dan juga AL yang baik dan akhirnya menuju pada angka resolusi kamera yang besar pula.

Perpaduan mata-mata lensa kamera ini bisa jadi modifikasi agar kemampuannya menjadi mirip mirip dengan kamera profesional malah.

Jika dibandingkan dengan ponsel jadulnya saya, yang resolusinya cukup besar, bisa jdai  hanya buat gaya-gayaan brandnya saja.

Nah sekarang kamera dengan sensornya yang besar tadi bisa memberikan pembeda buat yang empunya Ponsel, biar bisa terlihat keren.

Utamanya ya dengan kemampuan chipset yang baik dalam mengolah data resolusi kamera yang besar tadi. Nah jika boleh menghayal, punya ponsel dengan kamera yang beresolusi besar-besar tadi, kita bisa saja menggunakannya untuk hal ini! Mau tau?

Gampang buat Ngecrop -cropping!-

Kamera 108MP  yang kayak ponsel Samsung Galaxy s20 itu misalnya nah! Keduanya bisa membawa data digital dengan hasil foto yang buanyak kali. Satu file fotonya saja, ampun deh bisa berukura 20MB.

Artinya? -Ah kamu awam banget ya fotografi?- Pada kondisi foto diambil saat cahaya bagus di luar ruangan misalkan. Gambar yang dijepret banyak menyimpan kedetailan yang luar biasa, sehingga kalau mau dicrop dengan angle apa saja ya hasil tidak pecah!

Nah ada satu momen juga pas, ada target poto yang oke, terus kita tidak sempat menjepret objek tadi. Kita lantas bisa menggunakan kemampuan super resolusi dari spek yang diberikan ponsel mahal ituh.

Nah saat kita mau pamer di medsos, sesuka saja kita crop bagian gambar tadi untuk komposisi foto yang menarik juga tanpa menurunkan kualitasnya!

Zooming Objek, Hybrid Zoom!

Ponsel dengan resolusi besar tentu akan memperkaya detail, sehingga jika dipusatkan ke sebagian gambar, akan seperti zooming. Contoh jika foto resolusipenuh 108MP jika difokuskan ke sebagian gambar (bagian yang ingin kita ambol/crop), akan memberikan pembesar setara 3x-5x optical zoom

Artinya ya ponsel kita bisa seperti kamera profesional yang tidak perlu telephoto gitu. Atau jika mau digabungkan dengan lensa telephoto kan menghasilkan hybrid zoom yang mendekati hasil optical zoom.

Ini bisa saja adalah rahasia Samsung Galaxy s20 Ultra dengan periscope zoom dan resolusi besar 48MP. Sehingga dari 4x optical periscope bisa bertambah besar menjadi 10x hybrid zoom, alamak!

Terus jika digabungkan lagi nih dengan kemampuan 108MP pada lensa utama 10x hybrid zoom di galaxy s20 Ultra bisa-bisa mendapatkan gabungan optical dan digital menjadi 100x yang disebut si samsung sebagai Zoom 100X itu nah.

Penangkap Cahaya baik, Pixel Binning!

Ya wajar sih, sensor kamera yang tinggi resolusi akan menangkap banyak cahaya dan berguna saat menjepret objek dengan cahaya minim sekali bahkan!

Tapi, ponsel dengan kamera besar ini memiliki ukuran pixel sensor yang senagaja dibuat kecil, tujuannya ukuran sensor kamera tidak terlalu besar sehingga cukup ditancapkan di dalam tubuh ponsel kita.

Coba lihat saja, Ponsel Flagship yang mahal itu rata-rata hanya punya ukuran 12 MP dengan pixel sensor berukuran 1.4 micron. Dan sebaliknya ponsel dengan 108MP hanya punya pixel sensor 0.8 micron saja. Artinya ya ukuran pixel sekecil itu akan menghasilkan gambar yang kurang terang saat minim cahaya.

Nah mengakalinya, ponsel beresolusi besar itu punya tehnology yang namanya pixel-binning yang bisa menggabungkan beberapa pixel kecil menjai pixel besar untuk foto dengan minim cahaya tadi.

Di Ponsel Xiomi misalnya, dengan sensor 108 MP itu punya tehnology kayak tadi yang dinamakan tera-cell, yang menggabungkan 4 pixel 0.8 micron menjadi 1 pixel berukuran 1.6 micron.

Nah jika Samsung di Galaxy S20 Ultra, punya tehnology serupa yang bisa menggabungkan 9 pixel kecil menjadi 1 pixel besar yang dinamai nona-binning, sehingga membuat ukuran pixelnya dari 0.8 micron menjadi 2.4 micron!

Ini lah rahasianya mengapa ponsel mahal tadi, bisa buat foto sangat bagus di malam hari, karena bisa menggabungkan algoritma software dan juga AL.

Bisa dibayangkan ponsel Galaxy S20 Ultra menembak objek terang kan? Pasti menghasilkan foto yang lebih detail tajam dan dynamic yang lebar dan noise yang lebih kecil pulak. Karena tanpa kita sadari dalam sekali jepretan diam-diam Ponsel tadi mengambil bebreapa Foto atau gambar dan menggabungkannya untuk menghasilkan hasil yang terbaik!

Menghasilkan Video 8K

Ahh kita yang baru main-main menghasilkan video 4K bisa langsung jadi minder ya, Samsung ini sudah ngomong soal bagaimanaa menghasilkan hasil vidio 8K malah . Rahasinya dia punya ISP (image signal prossesor) yang kinerjanya sangat baik. Bayangin aja dalam setiap detiknya, Video 8K membuthkan 24-30 gambar dengan resolusi 33 MP, aduh mak!

Baca juga : Ini dia Ponsel bebas virus, emang ada ?

Jadi terungkap, bagi kita yang punya Ponsel dengan resolusi 33MP pastilah tidak bisa buat video 8K karena ya maaf resolusinya tidak cukup. Video 8K sangat masif sekali, dan bisa dikonversikan 16 kali ukuran video FHD, dan 4 kali lebih esar daru video 4K. Anuu kan?

Terus lagi, dengan Ponsel Galaxy s20 Ultra tadi, kita juga bisa berbarengan mengambil foto 32 MP. Video tadi berguna mendapat detail video yang tinggi pula, misal buat editing, dan bisa dicropping untuk kompisisi yang lebih baik, tanpa kualitas yang menurun.

Ada lagi? Ada! video ini juga bisa melihat detail yang lebih luas dan tegas untuk objek yang jauh. Misalkan pas lagi merekam pertandingan bola, pemain di ujung lapangan bisa dilihat kostum dan namanya malah!

Jika Video ini dikompress ke resolusi lebih rendah, gak masalah! Hasilnya juga akan lebih baik, lebih kaya detail dibanding shooting video dengan resolusi sama.

Computasi Photography!

Hardware dan softaware yang tertanam di Samsung ini sama-sama penting nilainya. Konfigurasi dan sesnor kamera yang sama pada setiap ponsel, bisa jadi menghasilkan hasil yang beda. Itu dikarenakan algoritma sofware yang berhasil mengolahnya.

Rahasinya adalah AL atau artificial intelligence saat ini menjadi bagian penting di dalam chipset ponsel. Pada setiap gambar tangkapan akan cepat mudah dikenali objeknya dan lekas dioptimalkan segera, menjadi foto dengan hasil yang baik.

ISP pada ponsel tadi sudah pula mengolah gambar dari 2 atau 3 lensa yang berbeda dalam waktu yang bersamaam, dan menggabungkannya menjadi foto yang baik dengan kedetailan, kecerahan, warna dan dynamic range.

Bisa dikatakan dengan resolusi yang super bedar 108MP, akan ada 108 juta buah pixel yang akan membawa informasi yang berbbeda dan unik buat diolah.

Nah di Galaxy s20 series ini membuat fitur single-take, dimana sekali jepret semua lensa bekerja dan mengambil berbagai hasil foto dan juga video.

Tidak bisa kita bayangkan, ketika momen saat tiup lilin, anak pertama belajar berjalan, atraksi dan lain-lain bisa kita abadikan dengan baik.

Bisa Buat Banner!

Kamera dengan super resolusi jika dicetak bisa menghasilkan gambar yang sangat besar, dalam ukuran banner hingga kira-kira tinggi 4,2 meter.

Sebelumnya, tidak terpikirkan bahwa foto dari smartphone bisa dicetak dengan hasil bagus dalam ukuran sebesar itu. Mungkin saja nanti menjelang pilkada, dimana banner atau poster besar ada di mana-mana, para kandidat akan membuat fotonya dari smartphone dengan resolusi besar ini. Ah, hal ini malah bisa jadi peluang kan?

Baca juga : Kehidupan Modern, kini berwal dari Fagetti

Perkembangan kamera resolusi besar ini sekarang juga diikuti berbarengan dengan kemampuan chipset yang semakin mumpuni untuk mengolahnya.

Jadi, kemungkinan trend smartphone dengan kamera resolusi besar ini akan terus berkembang dengan angka-angka MP yang semakin fantastis dan kemajuan teknologi di sensor kamera, juga software dengan AI di belakangnya.

Tanya-Jawab Soal Chipset Buat Mbak-mbak Seller Ponsel!

Tanya-Jawab Soal Chipset Buat Mbak-mbak Seller Ponsel!

Memilih Ponsel baru memang saat ini rada susah ya? Maklum selain alasan harga dan bujetnya yang kadang ga pas, banyaknya aneka Ponselkadang membingungkan -ah alesan-

Apalagi jika berada konter Ponsel gitu, apakah nahan dengan senyuman mbak-mbak yang memperebutkan hati pengunjungnya, menawarkan brand Ponsel yang mereka jual tentunya.

Melihat wajah mbaknya yang -kadang- mirip Raisa aja, semua Ponsel jadinya serasa bagus deh! -Bungkus kak-

Itu baru awal lho memilih Ponsel, buat kamu adam, berat kan? Ah kalau sampe tidak nahan iman, bukan ponsel idaman yang didapat,  malah dapet rayuan mbak-mbaknya itu yang berhasil memilihkan Ponsel ala-ala mereka, yang bukan kebutuhan kita.

Memilih Ponsel ya tentu ujung-ujungnya duit kan? Jika duitnya longgar, tentu saja Ponsel speks tinggi bisa lekas dibawa pulang.

Nah bagi kita yang masih berpegang teguh hukum ekonomih, yakni dengan harga murah ingin mendapatkan Ponsel yang bagus, lantas bagaimana dong kak? Apakah bisa beli ponsel baru? Nah ini pertanyaan good-buyer nih.

Nah sebelum kalian membeli Smartphone, harusnya sih, pembeli lebih kritis kaya’ tadi untuk menanya speks Smartphone sesuai kantong dan kebutuhan kepada mbaknya.

Bukan hanya ketawa-ketawi kegeeraan seneng dideketin ama mbak Seller Ponsel ya? Entar mbaknya keburu senang, eh malah kamu ga jadi beli, kan PHP! Kasian

Pertanyaan Pertama, Kak Chipset Itu Apa Ya?

Memilih Ponsel kita bakal dijejali dengan istilah speks CPU atau GPU. Namun istilah Chipset inilah yang bisa menunjukkan kelas Ponsel kita. Lha iyalah, dari Chipset inilah mediator untuk megintegrasikan keduanya dalam satu sistem.

Chipset itu terbuat dari bahan silikon, yang sebenarnya dikenal dengan nama SoC (Sistem on Chip), lama kelamaan disebutkanlah Chipset.

Penciptaan Chipset tak lepas dari tuntutan jaman dimana Ponsel sekarang dituntut berbadan langsing dan tidak gendut lagi, sehingga Chipset menyesuaikan dengan tubuhnya yang ramping pulak.

Ketika terbenam dalam Ponsel si Chipset memiliki tugas macam-macam, termasuk mengontrol prosessor (CPU), pengolah grafis, memori USB contoller, manajemen batrai, fungsi sensor serta konektivitas jaringan. Fungsi chipset mah luar biasa ya? Kecil tapi hebat.

Ada banyak jenis Chipset ya? Kayak Mediatek, Exynos, Snapdragon dan juga kirin, dan lainnya deh. Smartphone juga tidak bergantung pada brand Chispset tadi ya, tentu berpulang pada spek Chipset macam core-nya atau inti, clock speed, hingga bentuk Chispetnya.

Chipset yang memiliki core atau inti yang banyak tentu lebih mudah membagi tugas ke masing inti tadi. Artinya, semakin banyak inti dalam Chipset tadi, maka pekerjaan Ponsel akan lancar dan ringan pulak.

Terus, clock-speed, terhubung dengan seberapa cepat si inti-inti tadi menyelesaikan fungsinya per satuan waktu. Satuannya memakai satuan GHz bacanya Gigahertz. Contoh 2.0 GHz artinya inti berhasil menjalankam 2 miliar siklus setiap detiknya.

Nah tiap inti, tidak harus berkecepatan sama. Bisa dikatakan Prosesor dengan ukurannya. Speed-clock tinggi biasanya melakukan proses komputasi cepat. Sedangkan Prosessor dengan clock-rendah biasanya berfungsi pada efisiesensi daya.

Analoginya, prosessor yang bekerja cepat pasti memerlukan energi yang banyak, padahal tidak semua proses pekerjaan butuh kecepatan tinggi.

Nah, biasa kita menemukan perangkat mudah panas, karena dipaksa untuk bekerja cepat, padahal ada juga aplikasi yang dijalankan dengan proses komputasi yang santai. Itu bisa saja menjadi penyebab boros daya pada Smartphone kita.

Tapi, jika prosessor kita lamban dan berfokus pada hemat daya, tentu akan kesulitan untuk menjalankan aplikasi yang menuntut proses komputasi cepat. Coba saja nge-game pasti berpengaruhpada tampilannya yang patah.

Pertanyaan kedua, Idealnya Berapa Core, Buat Ponsel Sesuai Bujet Saya?

Trennya sih, banyak Ponsel  menawarkan core chipset 1-2 inti saja, dimana aplikasi juga ingin menjalan proses komputasi dengan santuy yang tidak ingin menggangu daya baterai kita berlebih.

Sehingga jika kebutuhan kita menggunakan Ponsel dengan beban banyak aplikasi atau multitasking berjalan bersama, prosessor dengan banyak inti bisa jadi pertimbangannya untuk dipilih.

Nah biasanya kita suka browsing kan? Sambil chatingan dan malah mendengarkan lagu, terus menerima e-mail, Hal itu bisa dianggap sebagai proses komputasi yang bisa dilakukan prosesor berdaya rendah saja.

Coba kita artikan Chipset dengan spek Mediatek helio p60, (4×2.0 GHz Cortex A-53 & 4×1.6 GHz Cortex A-73).

Artinya itu Chispet diproduksi dari pabriakn Mediatek, jenis Chispetnya berjenis Helio p60, Octa-core berarti terdiri dari 8 inti yang terdiri dari dua jenis inti yang berbeda tipe, yaitu Cortex-A53 dan Cortex A-73.

Masing-masing mempunyai clock dengan kecepatan yang berbeda, yakni 2.0 GHz dan 1.6 GHz.

Tren yang terjasi saat ini, tentu saja hampir semua brand Ponsel merancang Prosseor dengan kinerka tinggi plus hemat daya. Clock-speednya dirancang santai tidak terlalu tinggi namun ada improvisasai akan meningkat tergantung kinerjanya.

Banyak sekali ponsel yang bisa diperoleh dengan macam Chipset. Perusaahan Ponsel selalu saja menggandeng satu jenis Chipset untuk menjadi magnet Ponselnya.

Nah kini mbak-mbak seller Ponsel, sudah bisa menjawab pertanyaan kritis dari pembeli Ponsel soal Chipset tadi kan? Yang kadang bisa menjadi modus PHP dalam membeli ponselnya.

Kalau jawabannya lugas dan tidak salah kaya tadi, masa lha iya, si mas ga jadi beli? Nanti kan malu sendiri.

Seller Ponsel
Game Worm Zone : Besar Dan Panjang Saja Belum Cukup Ternyata! Ini Rahasia Biar Cacing Tahan Lama!

Game Worm Zone : Besar Dan Panjang Saja Belum Cukup Ternyata! Ini Rahasia Biar Cacing Tahan Lama!

Tertawa saja aku melihat polah teman yang usiannya sudah mau kepala empat kok nginstal Game Worm Zone gituan! Mbatinku, “Kok ga ada sih permainan seru yang lebih menantang kek, selain besarin dan manjangin cacing.” Ya, main dan terus main eh ujungnya mati juga! Ah ga malah seneng malah kesel, kapok!

Lantas aku coba saja, game tadi, eh ternyata asik juga, menjadi besar dan panjang itu. Tapi tantanganya itu, kadang ya tidak lama mainnya, hanya sebentar saja! Hitungannya -anuu– hitungan menit bahkan!

Pengalaman aku sih, ya memang lumayan cepet mainnya, hanya perlu waktu 10-20an menitan baru sudahan! -upss–

Teringat permainan Flaping-Bird, ituloh permainan burung yang belajar terbang, dengan mengetukkan jari kita di layar smartphone. Ah. sampai lebaran kuda juga ga akan bakal menang tuh! Ya akhirnya stress dan malah wasting-time! Bisa saja game ini sebelas-duabelas!

Worm Zone, gaming yang memvisualisasikan kehidupan para cacing. Simple! Kita lantas disuruh berkelana membesarkan cacing ini dari kecil sampai besar dan panjang. Tantangan seru juga, karena gamers lain yang ikutan juga kepingin makan juga supaya besar dan panjang.

Jadi saling sikut-sikutan dengan menghadang laju cacing samapai mereka bisa menyentuh badan cacing kita. Dan tamatlah riwayat gamers lain. Ngulang lagi dah! Jadi memang ukuran memang sangat menentukan!

Semakin kalah semakin dongkol loh! Nyoba terus supaya lebih besar dan panjang dan awet mainnya, sampai-sampai bisa lupa waktu! Ini cocok buat kita yang lagi nunggu kerjaan atau sesorang, karena mainnya short-time, kalau kalah ya ulang lagi dari kecil samapi besar lagi. Gitu aja terus

Nah oleh sebab itu, nih ada beberapa tips, yang bisa digunakan kala bermain game ini, supaya agak lama mainnya! Memang kok! Mas Steve Howse yang buat Game ini sungguh terlalu ya! Ada saja game yang dia cipta dan gemesin, dan ga puas saja dengan game yang pernah dia buat sebelumnya,  yakni Slither, sudah coba?

Worm Zone 2

Namun yang menjadi catatan saya di game ini, mas Steve, anuu, coba saja kasi chat-room seperti COC gitulah, supaya antar gamers di seluruh dunia via online bisa komunikasi. Jadi kan rame kalau, kita matiin cacing orang lain! Pasti kesel abis di chattingan! Sudah cape’ cape’ dibesarin malah dimatiin!

Kembali fokus ke Worm Zone deh! Akan ada banyak pengalaman baru soal permainan ini kok. Utamanya ya belajar bagaimana cacing-cacing juga bekerja keras mencari makan di habitatnya, kalau para cacing-cacing tadi bisa ngomong dia bakal bilang, keras hidup ces! Yang belum coba, rasakan dulu ya baru komen! Hiks.

Baiklah dicatet gaes, ini rahasia suapaya cacing kita bisa besar, terus panjang dan tahan lama!

1. Mainnya santuy aja dong!

Pengalaman membuktikan main game ini ajak santai aja jangan serius. Fokus aja cari makan, biar dikit yang kita dapet yang penting halal, bukan hasil nyikut cacing lain buat nambah poin.

Semakin kita santai, kitas bisa terbantu untuk tetap lincah menghindari cacing lainnya mencoba matiin kita.

Jika dipeper terus, cuekin aja, ntar juga capek sendiri dan nabrakin badan cacing kita. Matilah dia! Cari saja, lokasi untuk mencari makan yang sepi dari gerombolan cacing, bisa kita navigasi di layar navigasinya kok!

2. Gunakan Potion

Ada berbagai Potion atau bantuan yang bisa membatu cacing kita untuk berkelana mencari sesuap makanan. Potion itu digambarkan dengan ramuan yang berwarna-warni yang ditaruh dalam botol, biasanya terselip dalam makanan yang kita hisap.

Kalau ada botol dengan cairan warna kunin, itu bisa segera bisa kita lahap berguna memberikan gambaran perjalanan kita lebih luas, sehingga bisa mengontrol pergerakan cacing lainnya.

Ada juga Potion lain, seperti icon magnet buat segera menarik makanan kalau pas terjadi perebutan makanan dengan cacing lain biar gak tabrakan. Ada juga Potion item 5x lipat, yang gunanya menggandakan nilai dari makanan yang kita dapat, biar nambah point dan ranking kita!

3. Makan cacing lain , jika mampuh!

Anu, kadang saya kontra dengan redaksi yang ditampilkan pada layar ketika kita berhasil menghadang cacing lain untuk mengena tubuh cacing kita. Tertera “kamu sudah membunuh satu cacing,’ kan serem banget, ya membunuh! Hiks.

Jika ada anak-anak kecil main jadi seru tuh!

Mereka bisa saja rame berkelakar,”Bunuh-bunuh cacing dibelakang, anuh ayok bunuh,” wah jadi repot kan kalau sudah kebiasaan, jadi salah paham kalau ngomong ama yang ga pernah main game ini jadinya.

Redaksinya mungkin bisa dihalusin jadi ,”kamu berhasil menyudahi permainan doi,” Kan lebih asik ya? –Hiks-

Namun, ya kembali ke esensi kehidupan, hukum rimba itu terdengar syiir jika yang kuat adalah pemenang. Kuat dalam konteks apa saja! Bukan hanya tenaga atau pisik! Kepintaran dan kekayaan juga bahkan bisa membantu, itu real sekali dalam kehiupan manusia, bukan cacing!

Semakin kemari, skill untuk mematikan cacing lain, ya mau ga mau kita terus asah. Masak, mau dimatikan terus sama cacing lain. Balas dong dengan cara yang smooth dan elegant! Diajak ngomong baik-baik, jika ga mau terus matikan aja, hikss!

Caranya dengan adu kecepatan untuk menyentuhkan badan caing kita di kepala cacing lawan. Nikung gitulah! Setelah cacing lain mati oleh kita, skor kita nambah, dan kita mendapat santapan lezat dari cacing yang mati tadi, untuk segera kita seruput habis.

4. Jika sudah besar dan panjang, sabar aja mainnya! Jangan keburu-buru!

Jika cacing kita bertahan di menit ke-20-an lah, dan skor kita sudah sekitar 400.000-an, menurut pengalaman saja, pada game worm zone ini cacing kita sudah lumayan besar dan panjang kok!

Artinya dengan tubuh yang besar itu, kita bisa saja dengan mudah mencari makan, dan mematikan cacing lain dengan melilitnya erat.

Wah pasti sakit hati, jika cacing kita dililit oleh lawan, gegara tubuh cacing kita masih kecil ya. Jika sudah besar dan panjang balas!

Namun dengan besar dan panjangnya ukuran, gerak kita terasa melamban. Entah mengapa kepala cacing sering oleng gitu.

Kalau kita tidak lekas tidak fokus ke permainan kepala cacing kita malah membentur badan cacing lain yang lebih kecil dan panjang.

Nah biar ga cepat sudahan, kita jangan keburu untuk memburu cacing lain lah! Santai saja keliling pada zona sepi yang jauh dari gerombolan cacing. Jika nemu cacing yang lagi sendirian, dekati, dan coba lilit dengan panjang dan besar tubuh cacing kita. Pasti deh kita berasa puas gitu, ketika sudah berhasil mematikan mereka!

Jika sudah capek berlama-lama bermain game! Y sudah matikan saja game nya dengan memindah ke aplikasi Smartphone lainnya. Istirahat aja dulu, makan dan minum secukupnya, dan lanjutkan dengan fokus prima biar bisa lebih lama lagi bermainnya dan menduduki skor tertinggih.

Worm Zone

Duh enaknya ya kalau jadi Gamers! Makan, tidur, maen! E-Sportt gitulooh! Bukan Jobless kan!  Okeh, selamat mencoba ya!

Numpang Nanya Sudah Install Brave, Beluuumm?

Numpang Nanya Sudah Install Brave, Beluuumm?

Brave itu kan artinya berani.. Iya apakah kamu berani install Brave untuk pengalaman browsing yang lebih baik!

Seperti halnya dunia nyata, di sana ada Adam dan Hawa, -ada kamu, ada akuh- yang saling melengkapi. Lalu, dunia maya, dunia kedua yang sedang kita jelajahi-pun demikian.

Di sana, sepasang sejoli yang bernama kreator dan user hidup, keduanya saling mencintai dan melengkapi. Aih, so sweet, mau tahu kisah cinta mereka?

Nah jika sang kreator, bisa menjelma sebagai Blogger, Influencer maupun Yotuber yang menghiasi dunia maya kita dengan beragam konten-nya, yang bertujuan menggoda sekaligus memikat user imut-imut – seperti kamu- sebanyak-banyaknya.

Hal itu tidak beralasan,  karena tidak ada makan siang yang gratis-kan? Sang kreator tentu saja mengharap semua konten yang tersaji dan dinikmati sang user dalam dunia maya haruslah menuai –minimal- rupiah.

Lain halnya, selera user yang kepingin gratisan untuk mendapatkan informasi yang diinginkan –ngaku lho!- Ini hal yang menjadi kontradiktif dan nyata kita temui dia dunia maya. Tapi demikian-pun pasti kita maklumin kan?

Nah adakah jalan tengah untuk, memenuhi dahaga kreator yang berjuang keras memuaskan dahaga user dalam melengkapi informasi menarik yang diinginkan, dalam aneka keyword yang user ketik di mesin peramban website-nya?

Nah Jumat (12/7) lalu, saya berkesempatan hadir dalam workshop bersama teman-teman Blogger, Youtuber, Gamer dan pemilik situs se-Kota Balikpapan.

Kumpul seru bareng Brave

Dalam diskusi beserta Workshop tadi di Di-lo Balikpapan, kami membicarakan bagaimana membuat konten di laman kami berujung pada peningkatan pundi-pundi rupiah tadi.

Salah satunya, memberikan space kepada iklan untuk turut menghiasai laman channel-nya. Cara tradisonal ini, bisa kita lihat dibanyak channel baik website dan Youtube yang menampilkan banyak iklan yang berdurasi panjang.

Namun tentu saja, banyak kali permaban website yang mensyaratkan para kreator untuk memetik hasil –rupiah- dari semua ide mereka yang dipampang di Channel mereka. Dan sayangnya tidak semua bisa memenuhinya.

Jadi ya, akhirnya kebanyakan para kreator menjadi sukarelawan yang menebar amal kebajikan atas informasi atau ide kreatif yang lezat dirasakan user di dunia Maya. Ya kita sudah anggap saja itu sebagai tabungan di hari tua, dan berdoa Tuhan mau mengabulkannya.

Dan permasalahan lain yang muncul adalah tidak semua user suka melihat aneka iklan yang terpampang di channel para kreator. Utamanya tentu menghalangi kekhusukan user mencerna informasi dari para kreator.

Bisa jadi atas iklan ini, kunjungan ke channel kretor bisa saja menyusut ditinggal para user dan kelamaan juga akan ditinggalkan adSense. Dilema-kan?

Nah atas permasalahan itu, tentu harus ada peramban situs yang bisa mengakomodir kedua kemauan sejoli tadi di dunia maya –kreator dan user-. Tapi apa iya ada?

User Harus Install Brave!

Banyak kali peramban atau browser website untuk mengintip dunia maya yang bisa kita pilih. Sebut sajalah, si Chrome, Mozila, Firefox, terus adalagi Internet Explorer dan banyak lagi sih.

Kembali ke diskusi kami, peramban atau browser arus utama yang saat ini menempel erat secara default di desktop dan Smartphone saat ini, bisa saja memberikan kekurangan yang tanpa kita, dirasakan.

Salah satunya, adalah tampilan iklan tadi di peramban tadi, yang bisa saja mengurangi kecepatan tampilan laman/channel yang user buka.

Hal lainnya dari tampilan itu bisa menguras isi daya batarai dan yang lebih parah adalah kemanan dari Malware yang mampir di device kita saat loading.

Itu semua akan berpengaruh pada jumlah Kuota kita yang tergerus pada penayangan iklan yang otomatis oleh peramban.

Langsung saja nih, ada peramban atau Browser baru yang bisa kita coba untuk mengatasi hasrat user abadi yang selalu ingin mendapatkan informasi yang sempurna tanpa gangguan iklan beserta efek turunannya tadi alias gratis.

Dialah Brave, yang bersimbol kepala singa berwarna orange. Peramban ini tentu akan membawa kita pada keamanan berselancar di dunia maya, dengan cepat, aman, pemblokiran pop-up dan gratis lagi!

Ketika kita install, tidak perlu plugin ekstra, kita langsung bisa menggunakannya dan mendapatkan fungsi sama dengan peramban website kita terdahulu. Namun ada hal yang perlu kita catat sebagai keistimewaannya.

Apa saja itu? catet nih! Browser Brave memiliki adBloc default yang menangkal segala macam iklan yang terpampang dalam laman yang kita buka. Pemblokiran Pop-up, menghemat daya baterai, memblokir iklan yang menyerang data privasi.

Sinkronisasi markah dengan aman, melindungi dari pelacakan, HTTPS everywhere, pemblokir script dan cookies pihak ke-tiga, riwayat, Tab pribadi dan mesin pencari yang cepat.

Nah ada hal yang lebih penting lagi, dengan menginstal Brave sebagai peramban atau Browser default kamu.

Sekarang kamu atau para Users bisa berbaik hati kepada kreator dengan memberikan donasi secara ikhlas atas informasi penting yang pasti membantu kamu dalam hal apa saja.

Tapi ya harus ikhlas, kalau kamu mau beri donasi ya tinggal klik saja menu yang tersedia, jika tidak ya tidak masalah.

Dengan Brave kita semua bisa belajar menjadi dermawan kan? saling beramal untuk berbagi kebaikan atas konten yang bermanfaat di kehidupan kita.

Intinya dengan Brave pengamanan Web menjadi lebih aman, cepat dan pribadi deh. Tidak itu saja Brave dilahirkan untuk mengakomodasi hasrat kreator juga dalam pendapatan iklan.

Artinya kreator dan user sama-sama diuntungan dalam penggunaan Browser ini kan? Namun tulisan tentang manfaat kreator yang bisa dipetik dalam penggunaan peramban ini, akan menjadi sessi kedua, yang saya tulis pada tulisan lainnya nanti.

Dan tulisan ini hanya diperuntukkan buat para user website untuk bisa lebih manja berselancar di dunia maya tanpa hambatan apa-pun.

Nah untuk memulai berselancar dengan Brave, kalian bisa memulainya dengan mengunduh dan klik di sini atau download.

Kemudian rasakan pengalaman baru, berselancar dengan para kreator yang siap memberikan ide kreatif dan informasi penting buat user tanpa iklan, malware dan juga privasi yang aman.

Nah, tunggu apa lagi yuk klik dan download ya!

error: Content is protected !!