Ini Nah Ponsel 5G murah, Siapa Tahu Duit Pas!

Ini Nah Ponsel 5G murah, Siapa Tahu Duit Pas!

Pengumuman, Jaringan Telekomunikasi Telkomsel sudah beranjak pada jariangan internet generasi ke lima atau 5G sejak 25 April 2021 lho. Sepertinya pertanda, Ponsel 4G kita sudah layak untuk diduakan nih.

Coba lihat saja dulu saldo tabungan, siapa tahu sudah pas, beli ponsel 5G murah? Guna merasakan keajaiban berinternetan kenceng di medium 5G.

Dan ternyata ada beberapa deretan ponsel dari merek Samsung, Oppo, Vivo sampai Xiomi layak untuk dipilih. Sebut saja merek ponselnya ya? Oppo Reno 5, Huawei Mate 40, Vivo X60 atau ada juga Vivo X60 Pro. Mereka sudah dibekali speks ber-5G-an eh.

Nah mengulang rilis resmi Telkomsel, jika perangkat yang kompitible dengan layanan 5G Telkomsel akan memiliki kemampuan teknologi 5G NSA atau non-standalone pada frekuensi 2300 MHz dan 2.3 GHz.

Terus, kabar gembiranya lagi, ternyata selain 4 jenis merek raja ponsel di atas. Adapula varian ponsel yang mampu mengakses dalam dual band 40 atau 2.3 GHz tadi. Dan kabar menariknya varian ponsel tadi dibandrol dengan harga yang bisa dikompromiin. Apa saja itu, mau tahu? Mari gih..

.

1. Oppo A7

Ponsel medium ala Oppo ini dibandrol Rp 3.8 jutaan. Jika dibedah dalemannya, Ponsel ini memiliki Chip Qualcomm Snapdragon 480 5G, yang mampu menangkap jaringan 5G milik Telkomsel. Kapasitas baterainya sih lumayan besar 5ribu-an mAh, dan pengisianya juga bisa kilat dengan daya 18W.

Resolusi layar full HD Plus (2400 x 1080), dan refresh rate 90 Hz. Terus, jangan kuatir, kekutan kameranya juga masih okeh, ada kamera utamanya 48 MP, ultrawidenya 8 MP, kamera mono 2 MP dan makro 2 MP. Gimana sudah masuk harganya

2. Samsung Galaxy A32

Nah, Ponsel ini dibanderol Rp 3,999 jutaan. Ponselnya dititipkan prosesor MediaTek Dimensity 720. Ponsel pintar ini ya pastilah bisa mengakses frekuensi band 40 alias jalur 5G.

Kamerannya? Ponsel ini terdapat empat kamera belakang yang terdiri dari kamera utama dengan sensor 48 MP, ultrawide 8 MP, makro 5 MP, dan depth 2 MP. Galaxy A32 5G tersemat baterai 5.000 mAh dengan pengisisan daya isi cepat 5W.  

3. Xiomi Poco M3 Pro

Ponsel Xiaomi ini gak mau kalah eh, selain mampu mnejelajahi medium 5G yang kencang tadi, ponsel ini juga mempunyai kamera selfie 8 MP. Sedangkan di bagian belakang, terdapat tiga kamera yang terdiri dari utama 48 MP, macro 2 MP, dan depth sensor 2 MP. Harga? Ponsel ini dibandrol dengan harga  Rp 3,1 juta untuk varian 64 GB, dan ada juga harganya itu yang Rp 3,5 juta, versi 128 GB.

4. Vivo V21

Jika tidak bisa meraih Vivo X60 Series yang dijaja Rp 7 juta lebih. Ponsel V21 Vivo ini bisa mengobati lara ituh, harga gawai ini lebih murah yakni Rp 5,799 juta.

Ponsel V21 ini dibekali cip MediaTek Dimensity 800U khusus 5G. Pada kamera disematkan teknologi dual OIS night camera. Kamera depan dan belakang mampu menangkap foto dan video dengan hasil stabil dan jernih.

 Vivo V21 5G memiliki komposisi kamera depan 44 Megapiksel (MP). Sedangkan pada bagian belakang ada tiga modul, yaitu utama 64 MP OIS night camera, multimode 8 MP, dan makro 2 MP. 

5. Huawei Nova 7

Ponsel ini dibanderol Rp 5,5 juta hingga Rp 6 juta. Gawai ini menggunakan cip buatan Huawei, Kirin 985 5G yang dilengkapi dengan modem 5G dan mengusung sistem fabrikasi 7. Huawei menyematkan kamera belakang yang terdiri dari utama 64 MP, tele 8 MP, dan makro 2 MP makro. Untuk kamera depan, Huawei memasang resolusi 32 MP.

Duh pilih yang mana 5 ponsel 5G Murah di atas ya? –sambil pegang kantong-

Via Leptop Tipis Terbaik Acer, Membuktikan Unlockdown Itu Mudah!

Via Leptop Tipis Terbaik Acer, Membuktikan Unlockdown Itu Mudah!

Acer jua menjaja harga promo Cashback Rp 1 juta, untuk line leptop tipis terbaik Swift, dengan pre-order pada 7-31 Desember 2020 ini.


Ah rasanya unlockdown kini sudah bisa menjadi pilihan terbaik untuk kita tentukan. Dimana Gadget sudah menyematkan banyak kemudahan untuk berinteraksi sosial, meski ya tetap di rumah saja. Dan Acer, ternyata sangat mengerti sekali kebutuhan kita saat ini, dengan luncuran beragam Leptop tipis terbaik di masa Pandemi.

Nah, Tema Pandemi menjadi ide segar yang disematkan dalam beragam produk Acer, mendukung langkah Unlockdown kita, agar tetap produktif. Dan semua produk terbaru Acer sengaja disesuaikan dengan gaya hidup higienis kita, lewat sematan Antimicrobial.

Dan sematan lainnya, yakni ketahanan daya tahan baterai yang lebih lama, serta kualitas grafis yang lebih baik. Dan yang paling memukau tentu saja, adalah tawaran Pre-installed office home and student 2019 yang dibundle hanya senilai Rp1.8 jutaa-an dan berlaku seumur hidup.

Baca juga : Sudah tahu soal Chipset?

Sinopsis Speks luncuran produk Leptop tipis terbaik Acer terbaru ini ya lantas wajar membuat kita penasarankan? Terlebih Acer jua menjaja harga promo Cashback Rp 1 juta, untuk line laptop tipis terbaik Swift, dengan pre-order yang dimulai pada tanggal 7-31 Desember 2020 ini..

Nah berikut empat leptop tipis berkualitas Acer yang bisa kita Pre-oreder, guna memuluskan langkah kita Unlockdow di Masa Pandemi ini. Dan Pre-order bisa dilakukan di Website Acer dan e-store serta toko retail Acer.

1. Swift 3X (SF314-510G)

Leptop tipis terbaik seharga Rp13.5 jutaan ini, menggunakan dapur pacu Intel® Iris® Xe MAX dedicated graphics yang menghadirkan performa grafis layaknya leptop gaming lho. Swift 3X ini juga didukung kekuatan prosesor terbaru yaitu, Intel® Core™ Generasi ke-11.

Swift 3X memudahkan mobilitas sehari-hari, lewat desain ringkas dan beratnya hanya 1,3kg. Swift 3X sangat cocok untuk pekerja kreatif, streamer & YouTuber, serta fotografer. Dimana Swift 3X adalah tool yang memanja kebutuhan grafis, dan dapat diandalkan bekerja kapan saja dan di mana saja.

Untuk aktivitas content creation, kita dapat berkreasi mengedit video menggunakan aplikasi seperti Adobe Premiere. Swift 3X ini juga dapat menemani pelanggan memainkan game populer seperti DOTA 2 dan GTA V.

Swift 3X terdapatpipa pendingin ganda yang menjadi rahasia pendinginan temperatur Leptop yang efektif. Ditambah kipas pendingin berukuran lebih besar, sehingga dapat memindahkan volume udara panas 60% lebih baik dalam mendorong udara panas keluar dari perangkat.

Pilihan 3 mode Silent, Normal, dan Performance memberikan pelanggan kebebasan untuk menyesuaikan sistem pendingin dengan beban komputasi laptop.

2. Swift 5 Antimicrobial (SF514-55TA)

Swift 5 Antimicrobial, leptop tpis terbaik yang dijajakan dengan harga Rp 16.5 jutaan ini sudah jua tersertifikasi Intel® Evo™. Dimana efektivitas kinerja dan responsivitas terbukti mumpuni. Serta daya dukung baterai yang tahan lama selama 17 jam.

Layar sentuh IPS 14 inci yang menawarkan visual menawan juga dilengkapi dengan teknologi Intel® Wireless Wi-Fi 6 AX201 yang menawarkan kinerja jaringan Gigabit wireless 802.11ax.

Selain itu, koneksi dengan kabel pun telah mengusung teknologi tercepat yakni Thunderbolt 4.0. Dan dapat dipasangkan mulai bermacam perangkat dengan performa tinggi seperti kartu grafis eksternal hingga monitor 8K eksternal.

Seluruh keunggulan dan fitur tersebut menjadikan laptop ini cocok untuk pelanggan yang aktif karena mengedepankan performa dan gaya.

3. Swift 3 Infinity 3 (SF314-59)

Swift 3 Infinity 3 (SF314-59) menjadi laptop tipis dan ringan berbobot hanya 1,2kg dengan sasis logam aluminium Mg-Al setipis 15.95mm.

Baterainya bertahan hingga 16 jam dan pengisian cepat untuk penggunaan 4 jam hanya mengisi selama 30 menit. Sehingga dapat dibawa kemana-mana, tanpa harus khawatir tanpa adanya sumber listrik.

Kecepatan ini sejalan dengan kemampuan transfer 8 kali lebih cepat vs USB 3 dengan ThunderboltTM 4 yang juga dapat mendukung produktivitas lebih optimal.

Swift 3 Infinity 3 sudah tersertifikasi Intel® Evo™, platform pemenuhan edisi kedua Project Athena dari Intel yang bisa memastikan kinerja dan responsivitas mumpuni juga daya tahan baterai yang lebih baik. Leptop tipis berkualitas ini dimanja dengan harga Rp 12.5jutaan.

4. Swift 3 Air 3 (SF313-53)

Swift 3 Air 3 (SF313-53) hadir dengan tampilan 268% lebih detail dan resolusi tajam melalui layar 2K. Tampilan layarnya 18% lebih panjang secara vertikal dibandingkan tampilan laptop pada umumnya.

Dengan rasio 3:2 ini memberikan ketika kita tengah membuka dokumen yang panjang. Pengguna akan dapat melihat lebih banyak konten tanpa harus sering melakukan scroll halaman.

Daya tahan baterainya juga 1,4x lebih lama dibandingkan laptop lain di kelasnya, dengan durasi penggunaan hingga 18 jam.

Sehingga mendukung mobilitas yang tinggi serta aman untuk dibawa dan digunakan di mana saja. Selain itu, untuk berikan transfer yang 8x lebih cepat dari USB 3, Swift 3 Air 3 hadir dengan port ThunderboltTM

Swift 3 Air 3 telah tersertifikasi Intel® Evo™, yang bisa memastikan kinerja dan responsivitas dan daya tahan baterai yang panjang.  Penggunanya akan merasakan proses wake from sleep kurang dari satu detik. Dan Leptop tipis berkualitas ini diharga mulai Rp 13.5jutaan saja.


Gosipin Samsung Terbaru, Si Galaxy M21 Dosa Gak ya?

Gosipin Samsung Terbaru, Si Galaxy M21 Dosa Gak ya?

Duh, Samsung kembali merilis Smartphone anyarnya tuh! Namanya Samsung Galaxy M21. Nah jika banyak Vendor Smartphone yang beredar saat ini, sudah mengobral produk mereka dengan sematan kamera dan RAM yang besar-besar, Galaxy M21 gimana ya? Terus ya pertanyaan paling klasik, mahal gak ya harganya? Sapa tahu pas di kantong!

Baiklah, mari kita liat-liat dulu barangnya dari jauh ya sepeti apa sih, iya Samsung Galaxy M21 ini ya! Nah jika dilihat dari gambarnya -hiks- terlihat jelas ada penampakan triple kamera 48 MP, dan layarnya mengusung layer super AMOLED -sepertinya- serta dipacu dengan Prossesor Exynos 9611.

Dari tiga elemen ini, kita bisa bayangkan kan aroma dahsyat performa Galaxy M21 yang bakal disemburkan di hadapan kita nanti?

Kamrer Samsung Galxy M21

Lalu jika kita beralih ke fitur hiburan, Galaxy M21 menawarkan suara Dolby atmos, yang sengaja untuk mengimbangi tampilan layer super AMOLEDnya yang mengusung fitur infinity -U 6.4 Inchi full HD.

Jika keduanya dipadu, tampilan layer dan suara! Wah, bisa-bisa dunia bakal milik yang empunya nih!

Hal itu bisa lekas kita buktikan kok! Ketika kita memutar video streaming dan lagu. Terlebih bagi kita yang suka nge-Game di Andorid. Fitur suara dan tampilan layarnya akan memberikan suasana yang riang-gembira. Itu karena di dalamnya juga tersemat fitur AL Gaming Booster kak!

RAM-nya sih 4 GB dengan ruang penyimpanan data 64 GB dan bisa di upgrde hingga 512 GB, ya lumayan lah!

Kamera!

Smartphone jika tidak menyematkan kamera terbaiknya, tidak lengkap ya? Utamanya untuk pajang gambar terbaik di media social kita. Nah Triple Kamera yang disematkan dalam Galaxy M21 ini terdiri, dari 48 MP pada lensa utamanya. Terus lensa ultra wide 123 derajat sebesar 8 MP, juga lensa kedalaman sebesar  5 MP.

Buat selfa-selfi, di bagian depannya juga ada kamera 20 MP, cukuplah buat jepret berdua bersama yayang dari berbagi angle kan?

Batrai!

Nah ternyata si Galaxy M21 ini mengandalkan daya batrainya yang besar eh. Bayangin, dengan daya baterai 6000 MaH sepertinya kita diajak duel betah-betahan berhadapan dengan Smartphone ini di segala aktivitas.

Bayangin lagi! Buat menonton streaming dengan kapasitas batrai-nya mampu menemani kita selama 29 jam. Panggilan telpon selama 49 jam, mendengarkan playlist music bisa betah selama 131 jam.

Dan jika batrai melemah, untuk mengembalikannya ke posisi 100% perlu waktu yang cepat, karena sudah ditancapkan technology fast charging 15 W.

Harga?

Pertanyaan kunci ini, soal harga bisa dijawab relative mahal sih, atau bahkan relative murah. Harga rilisnya yang dibuka kemarin, Senin (18/5) dilepas dengan harga Rp 3.1 juta saja perunitnya. Jika dibeli lewat Lazada pada periode promosi, kita bisa untung dikit dan bisa dibeli dengan harga Rp 2,9 juta.

Duh Milih Ponsel Kayak Samsung Galaxy  S20 Dengan Sensor Kamera Yang Besar-besar Gitu! Buat Apa Sih?

Duh Milih Ponsel Kayak Samsung Galaxy S20 Dengan Sensor Kamera Yang Besar-besar Gitu! Buat Apa Sih?

Rasa iri ini periih di hati ketika baru saja memilih Ponsel anyar dengan sensor kamera 48MP, eh tetiba ada saja Ponsel yang menyalipnya dengan tawaran sensor kamera di atasnya. Rasanya mau beli Samsung Galaxy S20 itu nah, tapi bagaimana mungkin yang lama saja belum lunas! Auw…

Saya baru ngintip –sok mau beli- satu ponsel yang blak-blakan menyisipkan sensor kamera sebesar 108MP. Dan kayaknya sebentaran bisa saja angka sensor tadi itu terus saja membesar, ketika kita sudah tua nanti. Heh, semakin dinanti malah duluan kita yang mati!

Namun saya percaya, sensor kamera itu cepat bakal lambat akan tersalip jua kok! Percaya? Alasananya gampang, Chipset kayak Snapdragon 865, ternyata pas dan kompetible disetel dan mampu memainkan sensor kamera hingga 200MP.

Aduh dengan kamera yang besar tadi, kita malah mikir buat apa sih Ponsel tadi? Selfian? Toh tidak berubah sih wajah kita, ya gitu-gitu aja. Jika terkesan cuman gaya-gayaan bisa jadi, karena jika yang empunya kebetulan gaptek tidak bisa memaksimalkan ponsel dengan kamera besar nya tadi. Ujungnya hasil fotonya kalah dengan Ponsel ecek-ecek punya saya ini. Hiks.

Namun ya tidak bisa disalahkan juga membeli ponsel dengan kamera yang besar, karena jika uang sudah berbicara kita mau apa? Dengan harga yang mahal, tentu saja sesor kamera yang besar hanya dimiliki oleh ponsel Flagship.

Jika dicermati detail, banyak kali ponsel yang menyematkan banyak lensa kamera di punggungnya terus, alogaritma ponsel, dan juga AL yang baik dan akhirnya menuju pada angka resolusi kamera yang besar pula.

Perpaduan mata-mata lensa kamera ini bisa jadi modifikasi agar kemampuannya menjadi mirip mirip dengan kamera profesional malah.

Jika dibandingkan dengan ponsel jadulnya saya, yang resolusinya cukup besar, bisa jdai  hanya buat gaya-gayaan brandnya saja.

Nah sekarang kamera dengan sensornya yang besar tadi bisa memberikan pembeda buat yang empunya Ponsel, biar bisa terlihat keren.

Utamanya ya dengan kemampuan chipset yang baik dalam mengolah data resolusi kamera yang besar tadi. Nah jika boleh menghayal, punya ponsel dengan kamera yang beresolusi besar-besar tadi, kita bisa saja menggunakannya untuk hal ini! Mau tau?

Gampang buat Ngecrop -cropping!-

Kamera 108MP  yang kayak ponsel Samsung Galaxy s20 itu misalnya nah! Keduanya bisa membawa data digital dengan hasil foto yang buanyak kali. Satu file fotonya saja, ampun deh bisa berukura 20MB.

Artinya? -Ah kamu awam banget ya fotografi?- Pada kondisi foto diambil saat cahaya bagus di luar ruangan misalkan. Gambar yang dijepret banyak menyimpan kedetailan yang luar biasa, sehingga kalau mau dicrop dengan angle apa saja ya hasil tidak pecah!

Nah ada satu momen juga pas, ada target poto yang oke, terus kita tidak sempat menjepret objek tadi. Kita lantas bisa menggunakan kemampuan super resolusi dari spek yang diberikan ponsel mahal ituh.

Nah saat kita mau pamer di medsos, sesuka saja kita crop bagian gambar tadi untuk komposisi foto yang menarik juga tanpa menurunkan kualitasnya!

Zooming Objek, Hybrid Zoom!

Ponsel dengan resolusi besar tentu akan memperkaya detail, sehingga jika dipusatkan ke sebagian gambar, akan seperti zooming. Contoh jika foto resolusipenuh 108MP jika difokuskan ke sebagian gambar (bagian yang ingin kita ambol/crop), akan memberikan pembesar setara 3x-5x optical zoom

Artinya ya ponsel kita bisa seperti kamera profesional yang tidak perlu telephoto gitu. Atau jika mau digabungkan dengan lensa telephoto kan menghasilkan hybrid zoom yang mendekati hasil optical zoom.

Ini bisa saja adalah rahasia Samsung Galaxy s20 Ultra dengan periscope zoom dan resolusi besar 48MP. Sehingga dari 4x optical periscope bisa bertambah besar menjadi 10x hybrid zoom, alamak!

Terus jika digabungkan lagi nih dengan kemampuan 108MP pada lensa utama 10x hybrid zoom di galaxy s20 Ultra bisa-bisa mendapatkan gabungan optical dan digital menjadi 100x yang disebut si samsung sebagai Zoom 100X itu nah.

Penangkap Cahaya baik, Pixel Binning!

Ya wajar sih, sensor kamera yang tinggi resolusi akan menangkap banyak cahaya dan berguna saat menjepret objek dengan cahaya minim sekali bahkan!

Tapi, ponsel dengan kamera besar ini memiliki ukuran pixel sensor yang senagaja dibuat kecil, tujuannya ukuran sensor kamera tidak terlalu besar sehingga cukup ditancapkan di dalam tubuh ponsel kita.

Coba lihat saja, Ponsel Flagship yang mahal itu rata-rata hanya punya ukuran 12 MP dengan pixel sensor berukuran 1.4 micron. Dan sebaliknya ponsel dengan 108MP hanya punya pixel sensor 0.8 micron saja. Artinya ya ukuran pixel sekecil itu akan menghasilkan gambar yang kurang terang saat minim cahaya.

Nah mengakalinya, ponsel beresolusi besar itu punya tehnology yang namanya pixel-binning yang bisa menggabungkan beberapa pixel kecil menjai pixel besar untuk foto dengan minim cahaya tadi.

Di Ponsel Xiomi misalnya, dengan sensor 108 MP itu punya tehnology kayak tadi yang dinamakan tera-cell, yang menggabungkan 4 pixel 0.8 micron menjadi 1 pixel berukuran 1.6 micron.

Nah jika Samsung di Galaxy S20 Ultra, punya tehnology serupa yang bisa menggabungkan 9 pixel kecil menjadi 1 pixel besar yang dinamai nona-binning, sehingga membuat ukuran pixelnya dari 0.8 micron menjadi 2.4 micron!

Ini lah rahasianya mengapa ponsel mahal tadi, bisa buat foto sangat bagus di malam hari, karena bisa menggabungkan algoritma software dan juga AL.

Bisa dibayangkan ponsel Galaxy S20 Ultra menembak objek terang kan? Pasti menghasilkan foto yang lebih detail tajam dan dynamic yang lebar dan noise yang lebih kecil pulak. Karena tanpa kita sadari dalam sekali jepretan diam-diam Ponsel tadi mengambil bebreapa Foto atau gambar dan menggabungkannya untuk menghasilkan hasil yang terbaik!

Menghasilkan Video 8K

Ahh kita yang baru main-main menghasilkan video 4K bisa langsung jadi minder ya, Samsung ini sudah ngomong soal bagaimanaa menghasilkan hasil vidio 8K malah . Rahasinya dia punya ISP (image signal prossesor) yang kinerjanya sangat baik. Bayangin aja dalam setiap detiknya, Video 8K membuthkan 24-30 gambar dengan resolusi 33 MP, aduh mak!

Baca juga : Ini dia Ponsel bebas virus, emang ada ?

Jadi terungkap, bagi kita yang punya Ponsel dengan resolusi 33MP pastilah tidak bisa buat video 8K karena ya maaf resolusinya tidak cukup. Video 8K sangat masif sekali, dan bisa dikonversikan 16 kali ukuran video FHD, dan 4 kali lebih esar daru video 4K. Anuu kan?

Terus lagi, dengan Ponsel Galaxy s20 Ultra tadi, kita juga bisa berbarengan mengambil foto 32 MP. Video tadi berguna mendapat detail video yang tinggi pula, misal buat editing, dan bisa dicropping untuk kompisisi yang lebih baik, tanpa kualitas yang menurun.

Ada lagi? Ada! video ini juga bisa melihat detail yang lebih luas dan tegas untuk objek yang jauh. Misalkan pas lagi merekam pertandingan bola, pemain di ujung lapangan bisa dilihat kostum dan namanya malah!

Jika Video ini dikompress ke resolusi lebih rendah, gak masalah! Hasilnya juga akan lebih baik, lebih kaya detail dibanding shooting video dengan resolusi sama.

Computasi Photography!

Hardware dan softaware yang tertanam di Samsung ini sama-sama penting nilainya. Konfigurasi dan sesnor kamera yang sama pada setiap ponsel, bisa jadi menghasilkan hasil yang beda. Itu dikarenakan algoritma sofware yang berhasil mengolahnya.

Rahasinya adalah AL atau artificial intelligence saat ini menjadi bagian penting di dalam chipset ponsel. Pada setiap gambar tangkapan akan cepat mudah dikenali objeknya dan lekas dioptimalkan segera, menjadi foto dengan hasil yang baik.

ISP pada ponsel tadi sudah pula mengolah gambar dari 2 atau 3 lensa yang berbeda dalam waktu yang bersamaam, dan menggabungkannya menjadi foto yang baik dengan kedetailan, kecerahan, warna dan dynamic range.

Bisa dikatakan dengan resolusi yang super bedar 108MP, akan ada 108 juta buah pixel yang akan membawa informasi yang berbbeda dan unik buat diolah.

Nah di Galaxy s20 series ini membuat fitur single-take, dimana sekali jepret semua lensa bekerja dan mengambil berbagai hasil foto dan juga video.

Tidak bisa kita bayangkan, ketika momen saat tiup lilin, anak pertama belajar berjalan, atraksi dan lain-lain bisa kita abadikan dengan baik.

Bisa Buat Banner!

Kamera dengan super resolusi jika dicetak bisa menghasilkan gambar yang sangat besar, dalam ukuran banner hingga kira-kira tinggi 4,2 meter.

Sebelumnya, tidak terpikirkan bahwa foto dari smartphone bisa dicetak dengan hasil bagus dalam ukuran sebesar itu. Mungkin saja nanti menjelang pilkada, dimana banner atau poster besar ada di mana-mana, para kandidat akan membuat fotonya dari smartphone dengan resolusi besar ini. Ah, hal ini malah bisa jadi peluang kan?

Baca juga : Kehidupan Modern, kini berwal dari Fagetti

Perkembangan kamera resolusi besar ini sekarang juga diikuti berbarengan dengan kemampuan chipset yang semakin mumpuni untuk mengolahnya.

Jadi, kemungkinan trend smartphone dengan kamera resolusi besar ini akan terus berkembang dengan angka-angka MP yang semakin fantastis dan kemajuan teknologi di sensor kamera, juga software dengan AI di belakangnya.

By Satria Arbi

Tanya-Jawab Soal Chipset Buat Mbak-mbak Seller Ponsel!

Tanya-Jawab Soal Chipset Buat Mbak-mbak Seller Ponsel!

Memilih Ponsel baru memang saat ini rada susah ya? Maklum selain alasan harga dan bujetnya yang kadang ga pas, banyaknya aneka Ponselkadang membingungkan -ah alesan-

Apalagi jika berada konter Ponsel gitu, apakah nahan dengan senyuman mbak-mbak yang memperebutkan hati pengunjungnya, menawarkan brand Ponsel yang mereka jual tentunya.

Melihat wajah mbaknya yang -kadang- mirip Raisa aja, semua Ponsel jadinya serasa bagus deh! -Bungkus kak-

Itu baru awal lho memilih Ponsel, buat kamu adam, berat kan? Ah kalau sampe tidak nahan iman, bukan ponsel idaman yang didapat,  malah dapet rayuan mbak-mbaknya itu yang berhasil memilihkan Ponsel ala-ala mereka, yang bukan kebutuhan kita.

Memilih Ponsel ya tentu ujung-ujungnya duit kan? Jika duitnya longgar, tentu saja Ponsel speks tinggi bisa lekas dibawa pulang.

Nah bagi kita yang masih berpegang teguh hukum ekonomih, yakni dengan harga murah ingin mendapatkan Ponsel yang bagus, lantas bagaimana dong kak? Apakah bisa beli ponsel baru? Nah ini pertanyaan good-buyer nih.

Nah sebelum kalian membeli Smartphone, harusnya sih, pembeli lebih kritis kaya’ tadi untuk menanya speks Smartphone sesuai kantong dan kebutuhan kepada mbaknya.

Bukan hanya ketawa-ketawi kegeeraan seneng dideketin ama mbak Seller Ponsel ya? Entar mbaknya keburu senang, eh malah kamu ga jadi beli, kan PHP! Kasian

Pertanyaan Pertama, Kak Chipset Itu Apa Ya?

Memilih Ponsel kita bakal dijejali dengan istilah speks CPU atau GPU. Namun istilah Chipset inilah yang bisa menunjukkan kelas Ponsel kita. Lha iyalah, dari Chipset inilah mediator untuk megintegrasikan keduanya dalam satu sistem.

Chipset itu terbuat dari bahan silikon, yang sebenarnya dikenal dengan nama SoC (Sistem on Chip), lama kelamaan disebutkanlah Chipset.

Penciptaan Chipset tak lepas dari tuntutan jaman dimana Ponsel sekarang dituntut berbadan langsing dan tidak gendut lagi, sehingga Chipset menyesuaikan dengan tubuhnya yang ramping pulak.

Ketika terbenam dalam Ponsel si Chipset memiliki tugas macam-macam, termasuk mengontrol prosessor (CPU), pengolah grafis, memori USB contoller, manajemen batrai, fungsi sensor serta konektivitas jaringan. Fungsi chipset mah luar biasa ya? Kecil tapi hebat.

Ada banyak jenis Chipset ya? Kayak Mediatek, Exynos, Snapdragon dan juga kirin, dan lainnya deh. Smartphone juga tidak bergantung pada brand Chispset tadi ya, tentu berpulang pada spek Chipset macam core-nya atau inti, clock speed, hingga bentuk Chispetnya.

Chipset yang memiliki core atau inti yang banyak tentu lebih mudah membagi tugas ke masing inti tadi. Artinya, semakin banyak inti dalam Chipset tadi, maka pekerjaan Ponsel akan lancar dan ringan pulak.

Terus, clock-speed, terhubung dengan seberapa cepat si inti-inti tadi menyelesaikan fungsinya per satuan waktu. Satuannya memakai satuan GHz bacanya Gigahertz. Contoh 2.0 GHz artinya inti berhasil menjalankam 2 miliar siklus setiap detiknya.

https://wadahkata.id/jne-dalam-menumbuhkan-ukm-indonesia/

Nah tiap inti, tidak harus berkecepatan sama. Bisa dikatakan Prosesor dengan ukurannya. Speed-clock tinggi biasanya melakukan proses komputasi cepat. Sedangkan Prosessor dengan clock-rendah biasanya berfungsi pada efisiesensi daya.

Analoginya, prosessor yang bekerja cepat pasti memerlukan energi yang banyak, padahal tidak semua proses pekerjaan butuh kecepatan tinggi.

Nah, biasa kita menemukan perangkat mudah panas, karena dipaksa untuk bekerja cepat, padahal ada juga aplikasi yang dijalankan dengan proses komputasi yang santai. Itu bisa saja menjadi penyebab boros daya pada Smartphone kita.

Tapi, jika prosessor kita lamban dan berfokus pada hemat daya, tentu akan kesulitan untuk menjalankan aplikasi yang menuntut proses komputasi cepat. Coba saja nge-game pasti berpengaruhpada tampilannya yang patah.

Pertanyaan kedua, Idealnya Berapa Core, Buat Ponsel Sesuai Bujet Saya?

Trennya sih, banyak Ponsel  menawarkan core chipset 1-2 inti saja, dimana aplikasi juga ingin menjalan proses komputasi dengan santuy yang tidak ingin menggangu daya baterai kita berlebih.

Sehingga jika kebutuhan kita menggunakan Ponsel dengan beban banyak aplikasi atau multitasking berjalan bersama, prosessor dengan banyak inti bisa jadi pertimbangannya untuk dipilih.

Nah biasanya kita suka browsing kan? Sambil chatingan dan malah mendengarkan lagu, terus menerima e-mail, Hal itu bisa dianggap sebagai proses komputasi yang bisa dilakukan prosesor berdaya rendah saja.

Coba kita artikan Chipset dengan spek Mediatek helio p60, (4×2.0 GHz Cortex A-53 & 4×1.6 GHz Cortex A-73).

Artinya itu Chispet diproduksi dari pabriakn Mediatek, jenis Chispetnya berjenis Helio p60, Octa-core berarti terdiri dari 8 inti yang terdiri dari dua jenis inti yang berbeda tipe, yaitu Cortex-A53 dan Cortex A-73.

Masing-masing mempunyai clock dengan kecepatan yang berbeda, yakni 2.0 GHz dan 1.6 GHz.

Tren yang terjasi saat ini, tentu saja hampir semua brand Ponsel merancang Prosseor dengan kinerka tinggi plus hemat daya. Clock-speednya dirancang santai tidak terlalu tinggi namun ada improvisasai akan meningkat tergantung kinerjanya.

Banyak sekali ponsel yang bisa diperoleh dengan macam Chipset. Perusaahan Ponsel selalu saja menggandeng satu jenis Chipset untuk menjadi magnet Ponselnya.

Nah kini mbak-mbak seller Ponsel, sudah bisa menjawab pertanyaan kritis dari pembeli Ponsel soal Chipset tadi kan? Yang kadang bisa menjadi modus PHP dalam membeli ponselnya.

Kalau jawabannya lugas dan tidak salah kaya tadi, masa lha iya, si mas ga jadi beli? Nanti kan malu sendiri.

Seller Ponsel
Memburu Corona Lewat Aplikasi TraceTogether, Begini Toh Cara Kerjanya!

Memburu Corona Lewat Aplikasi TraceTogether, Begini Toh Cara Kerjanya!

Virus Corona bak artis, sudah terkenal di penjuru dunia, melampaui artis Hollywood sekalipun ya! Meski terkenal dia tak lekas menampakkan diri, untuk dihindari penularannya, dan akhirnya sukses membuat banyak korban. Lowprofile banget kan! Untung ada aplikasi TraceTogether, apa itu? Baca aja terus

Seperti mencari jarum dalam jerami, pasien Corona susah sekali ditebak, untuk mengetahui dan merngecek positif atau negatif sih kita ini, harus dengan standar ketat. Maklum alat testernya terbatas dan mahal, sehingga tidak semua orang bisa mengaksesnya.

Meminta pertolongan kepada Tuhan sudah! Namun ya tak cukup di situ saja, manusia juga harus berusaha kan? Bukan menemukan alat kesehatan yang bisa membantu penyembuhan lebih cepat.

Tehnology lebih dahulu mencipta aplikasi di Smartphone untuk memburu pergerakan Corona dan lekas melumpuhkannya ya dengan mengakarantina orangnya.

Kenalkan dialah TraceTogether, aplikasi Smartphone yang lebih dahulu dipelopori Singapura, dan sudah diterapkan di sana untuk melacak Corona yang bersembunyi di tubuh warganya.

Tepatnya tanggal 9 Maret 2020 lalu, aplikasai ini bisa dimainkan oleh penggunanya. Aplikasi ini katanya, bisa membantu dalam mengakses informasi seseorang yang tertular Corona.

Begini cara kerjanya, misalnya kamu nih sudah download aplikasi ini lantas sudah install pula di Smartphone, dan –amit-amit deh- kamu terinfeksi Corona, Pemerintah bisa men-tracing informasi yang dikumpulkan aplikasi ini. Iya, aplikasi ini bisa tahu dengan siapa saja kamu berhubungan selama 14 hari yang lalu.

Datanya berupa lokasi pasien dan waktu serta lokasi serta orang yang berada di sekitar kamu itu. Dengan begitu Pemerintah tinggal mengolah saja data yang dikumpulkan, dan segera mengakarantina orang yang berada di sekelilingmu tadi. Wah bisa terungkap semua tabir rahasia orang ketiga dan seterusnya nih!

Kok bisa ya?

TraceTogether, rupanyanya punya sinar Bluetooth untuk mendekteksi jarak antar pengguna aplikasi dalam radius dua meter. Terus juga aplikasi ini memanfaatkan GPS di Ponsel kita, untuk mengumpulkan data kayak lokasi maupun durasi pengguna aplikasi di setiap tempat.

Poinnya, aplikasi sangat ampuh membantu Pemerintah menemukan suspect Corona yang didapat dari kamu tadi. Tapi kuncinya ya, kita semua harus sama-sama instal dulu aplikasi Tracetogether nya dong! Biar ketika pengguna aplikasi itu berdekatan, sesamanya akan bertukar informasi via ponsel dan nomer telpon.

Nah tapi jangan kuatir, data yang dikumpulkan aplikasi TraceTogether akan tersimpan selama 21 hari terus akan menghilang dengan sendirinya kok! Dan yang perlu dicatat, data pastinya akan tersimpan di dalam Smartphone kita saja, dan tidak langsng terhubung secara online dengan pihak manapun, terlebih Pemerintah.

Wah mesti beli ponsell baru dulu, terus lekas instal?

Indonesia katanya juga akan mensosialisaikan aplikasi ini buat warganya, namun dengan tehnolgy yang kurang lebih sama dan dikembangkan oleh Indonesia. Nama aplikasinya adalah PeduliSesama!

Poinnya sih fungsinya bakal sama dengan TraceTogether. Nah aplikasi PeduliSesama yang hadir di Indonesia nanti akan dipasangan khusus untuk pasien postif covid 19, lantas datanya nanti akan tersambung ke Stagas COVID-19 dan juga Kemenkes!

Tapi, biar sukses mensosialisasikannya, kita juga tentunya harus punya Ponsel yang kompetible untuk menginstal si aplikasi Aplikasi PeduliSesama tadikan? Jika kita sendiri tidak menginstalnya, jadinya ya bisa percuma dong tehnology tadi!

Nah, Corona mah, selalu saja memberikan efek kejut ya, buat manusia untuk terus bekerja keras lebih kreatif dan inovatif dalam mencipta apa saja. Ya termasuk penciptaan aplikasi PeduliSesama ini. Nah sekarang bisa saja kita lekas kita instal deh di Googgle Play untuk Android.

Corona.. corona sudahlah, kita baikan saja ya!

By Satria Arbie