Siapkah Kita Menjadi Pengusaha Pro Via Aplikasi Tomps? Bisaa!

Siapkah Kita Menjadi Pengusaha Pro Via Aplikasi Tomps? Bisaa!

Wah membayangkan jika kita sudah menggenggam Aplikasi Tomps, tentu saja kita boleh membayangkan begitu mudahnya mengelola proyek atau bisnis kita, kapanpun dan dimana pun ya?

Wajarlah, alasan orang tua menyekolahkan kita, agar kelak mampu menghantarkan pada pekerjaan yang pantas ya?

Namun semakin kemari, status pengangguran pasca menjalani pendidikan, menjadi status tak ter-elakkan, karena minimnya lapangan pekerjaan?

Terdapat tren jika seseorang dengan tingkat pendidikan rendah, cenderung lebih menerima pekerjaan apa saja lho. Dan sepertinya ini akan berbeda dengan mereka yang pendidikannya lebih tinggi, terkadang suka memilih-milih pekerjaan. Hemm apakah termasuk kita ya?

Dan ternyata fenomena itu sudah memberikan kenyataan, jika banyak para karyawan swasta sudah mampu menerima pekerjaan yang –malah- tidak sesuai dengan background pendidikannya kan?

Nah kenyataan itu jualah, yang seharusnya mampu meyakinkan, jika kita mampu jua mengerjakan hal apa saja, tentang apa yang bisa menjadi peluang di sekitar kita.

Akhirnya, menjadi seseorang owner/pengusaha atau profesi Project Manager Profesional, bisalah menjadi pilihan terbaik di masa ini, dan masa depan.

Namun pertanyaannya bagaimana memulainya? Ah makanya, yuk dibaca saja terus ya tulisan ini ya, sampai habis!

Lulusan Universitas 2021/ Sumber BPS

Lulusan SLTA Umum Thn 2021/Sumber BPS

Lulusan SLTA Kejuruan Thn 2021 /Sumber BPS

Lulusan SLTP Thn 2021/Sumber BPS

Digitalisasi semangat baru memulai masa depan kita!

Mickensey Indonesia, menyebut ramalan di masa depan, jika ada sekitar 23 juta pekerjaan akan tergantikan dengan mesin otomatis robotic.

Beberapa profesi yang dimaksud antara lain, customer-service, Teller di Bank, Tele-marketing, dosen, analis saham, ekonom, wartawan, buruh pabrik sampai mekanik.

Para pengusaha di masa depan hanya membekali dirinya dengan Software yang berisi pekerjaan apa yang ingin diselesaikan, serta beragam informasi yang harus diketahui para robot tadi.

Setelah itu, si robot-robot itu hanya disambungkan dengan software tadi untuk mampu bekerja sesuai dengan rencana pekerjaan yang sudah diatur sedemikian rupa.

Nah, mengapa para pengusaha melakukan proses Digitalisasi ini sih? Tentu saja didasari atas pertimbangan pada sisi biaya operasional produksi, serta menimbang sisi keuntungan yang optimal.

Adapun tanggungan komponen karyawan yang dirasa memberatkan para Pengusaha tadi seperti upah kerja, pesangon, uang penghargaan, dan tunjangan hari raya.

Dengan fenomena dunia kerja yang serba otomatis, lewat pengembangan metode digital, yang menanamkan sistem artificial intelegance (AL), tentu akan melahirkan kompetisi ketat lapangan kerja.

Dan bisa saja memilihkan kita pada profesi Pengusaha atau Project Manager Profesional?

Tentunya, ya setelah kita jua mampu fasih dong memanfaatkan buah pengembangan digitalisasi terkini, dalam membantu proyek atau bisnis apa saja yang kita sedang kerjakan.

Nah jika ditanya, proses digitalisasai itu pastilah berharga mahal? Tentu saja jawabanya bisa relatif, yang jua akan disesuaikan kebutuhan dan budget usaha yang kita miliki.

Namun semakin kemari, kita juga sudah bisa merasakan kok, jika penggunaaan  digital-tools tadi sudah banyak diterapkan pada jenis usaha apapun di sekitar kita.

Minimal, kini alat pembayaran cashless online sudah mampu hadir di tempat belanja retail, di mana saja.

Serta kini juga terdapat paket jasa digitalisasi lainnya, yang dengan mudahnya membuat laporan cash-flow penjualan produk dari waktu ke waktu, secara online pula, yang bisa diketahui dengan hanya menekan tombol enter saja.

Nah, artinya ya tidak ada salahnya kan? Jika kita -sekarang- harus mampu meng-copi-paste semua hal positive atas hadirnya pemanfaatan pengembangan digital ini, menerapkannya dalam usaha kecil saja dahulu.

Ya misalkan, mengerjakan usaha online di rumah, yang bisa menjadi pilihan terbaik saat ini. Atau usaha lainnya yang sudah kita kuasai.

Ah, percayalah hal tersebut pastilah lebih menantang untuk segera dikerjakan dan menghasilkan pundi-pundi keuntungan.

Sudah coba Aplikasi Manajemen Proyek?

Fitur yang memudahkan mengelola Proyek dengan mudahnya!

Sudah coba Aplikasi Manajemen Proyek?

Fitur yang memudahkan mengelola Proyek dengan mudahnya!

Sudah coba Aplikasi Manajemen Proyek?

Fitur yang memudahkan mengelola Proyek dengan mudahnya!

Bagaimana memulai Proyek yang efisien dan efektive?

Ah, jika kita mau memilih, akan banyak bidang usaha yang mampu dikerjakan, dengan melihat segmentasi pasar. Artinya produk yang kita hasilkan harus mampu dibutuhkan oleh orang lain kapan saja.

Nah, jika boleh bercerita, dalam menjalani rentang usia saya sendiri hingga kini. Saya juga pernah merasakan beragam pekerjaan yang tak sesuai dengan latar-belakang pendidikan, di berbagai perusahaan.

Dimana seharusnya saya fokus dalam bidang pertanian/perikanan, namun saya bekerja di luar bidang itu. Tapi itu dulu!

Namun, dari pengalaman bekerja di perusahaan besar yang bertolak belakang dengan kapasitas pendidikan saya. Dimana malah berbuah manis guna menambah wawasan baru mengenai sistem rencana kerja perusahaan besar dalam pemenuhan target produksinya.

Akhirnya, mengenalkan istilah efektivitas dan efisiensi produksi, menjadi kata kunci dan tujuan akhir pencapaian target usaha apa saja.

Nah, pengetahuan penting tadi, adalah berupa skill penyajian laporan data-data operasional perusahaan.

Terutama penyajian data yang menyangkut informasi biaya operasional usaha, dan juga data menyoal pencapaian target produksinya secara cepat akuran dan juga transparan.

Artinya, dengan kelancaran arus data yang diinginkan Perusahaan, akan memudahkan Pimpinan Perusahaan  mengawasi kemajuan operasional produksi bisnis atau proyek perusahaannya itu.

Lantas, dari sini saja, kita menjadi sadar, jika begitu pentingnya ya kehadiran profesi tenaga administrasi kantor itu kan?

Oleh karena itu, saya lantas menyadari dan meyakini jua, jika saya juga harus mampu jua dong menyiapkan laporan kerja sendiri secara cepat, akurat dan se-transparan mungkin.

Ya untuk dapat jua memahamkan apa saja yang terjadi pada operasional produksi suatu proyek tadi.

Kini saya sudah membawa pulang semua pengalaman bekerja di perusahan tadi, –ketika menjadi karyawan- dengan mencoba menerapkan sendiri, prinsip-prinsip manajemen operasional proyek.

Dan memasukkannya ke dalam usaha mandiri saya, yakni usaha dibidang pertanian dan budidaya perikanan, meski dalam skup kecil saja.

Dengan skill sederhana saja, mulai dari merekap semua data produksi, dengan telaten selama masa pembesaran ikan nila dan juga menanam sayuran hidroponik dari waktu ke waktu.

Terutama pencatatan pada hal biaya yang dikeluarkan, untuk pupuk dan pakan, membuat kemudahan menjalani usaha kecil ini, menjadi sangat menyenangkan.

Nah, –dahulu- dengan menggunakan software microsoft-excel dan hanya menanamkan formula sederhana ke dalamnya, menjadikan pengalaman menarik itu hadir, dalam menyajikan laporan proyek/bisnis.

Dan –malah- saya anggap, upaya digitalisasi sederhana itu sudah mampu memberikan pelaporan yang rigid, terutama data pencapaian produksi, dari Plan usaha semula serta data-data biaya operasional usaha yang tengah berjalan.

Tampilan laporan spreadsheet Excel, juga mampu menampikan tampilan chart dan simbol-simbol unik yang mudah memahamkan data-data itu.

Akhirnya, hal yang significant dari skill sederhana administrasi tadi, sudah nyata mampu memotong biaya operasional usaha, lewat pengambil-alihan pekerjaan tenaga administrasi.

Dan jua SDM lainnya, seperti pemberi pakan dan kontrol kualitas produk akhir yang bisa saya kerjakan sendiri, sesuai kapasitas saya.

Semua hal tadi sudah mampu menciptakan efisiensi yang sangat luar biasa kan? Dan mampu melahirkan efektivitas yang terus dapat dipacu, terutama dalam sisi target, meraup keuntungan seoptimal mungkin, dari usaha mandiri kita.

Nah lagi-lagi, dari hal kecil itulah, sudah mampu menjadikan cermin, jika pemanfaatan digitalisasi akan mampu memberikan kemudahan dalam mengerjakan proyek apa saja.

Dan  digitalisasi kini sudah menjadikannya sebuah kewajaran untuk dilakukan di mana saja kini. Hal ini, ya sekaligus bisa menjadi bukti terhadap kebenaran ramalan dan analogi pada hal-hal serius di awal tulisan ini ya, soal penerapan robotic yang pasti terjadi di masa depan oleh banyak perusahaan.

Namun tentu saja, dari penyajian pelaporan atas data-data penting yang saya lakukan secara manual itu, akan terdapat banyak kekurangan jua. Terutama dalam hal akses transparansi dan penyimpanan data yang belum aman.

Dimana semua data tentu akan berguna kembali pada pengembangan usaha di masa depan. Bagaimana jika data itu hilang?

Namun, yakinlah, di masa depan atau –malah- saat ini, terdapat pengembangan teknologi digitalisasi yang lebih deras lagi, sebagai buah digitalisasi, yang akan benar-benar mampu memudahkan kita, menyiapkan pelaporan bisnis/proyek secara cepat, akurat dan transparan.

Terutama harapan atas kehadiran sebuah Aplikasi Manajemen Proyek, yang kaya akan manfaat, dan benar-benar menjadikan kita seorang Pengusaha atau –minimal- Project Manager perusahaan pro nan handal. Dan mampu mengelola sebuah proyek dengan efektif dan efisien.

Hemm.. jadi tambah menarik ya untuk dibahas?

Memulai proyek, via Aplikasi Manajemen Proyek, apa untungnya?

Jika membayangkan kehadiran sebuah Aplikasi Manajemen Proyek tadi, tentu bayangannya akan kehadiran banyak manfatat yang akan mampu menemani aktivitas proyek apa saja, yakan?

Dimana aplikasi itu akan mampu menjadi short-cut pengelolaan sebuah proyek, atau bisnis kita lebih mudah lagi.

Mengaku sajalah, jika selama ini, pengelolaan proyek sederhana ala saya yang diceritakan diatas, selalu saja meghidangkan sajian data manual dan tradisonal berupa pelaporan tercetak (hard-copy), yang hanya diolah dari perangkat software, macam softaware Excel.

Dan biasanya, untuk menghadirkan penyajian data manual yang tercetak inipun, menuntut SDM khusus, yakni jasa tenaga administrasi yang –hanya- bertugas menginput data-data dan menyimpan berbagai laporan tadi dengan rapi.

Namun ya tak jarang, prosesnya ini –malah- bisa memperlambat dalam pengambilan keputusan suatu project, karena hadirnya kendala non-teknis atau teknis, perangkat yang digunakan dalam menghadirkan pelaporan secepatnya.

Sebuah Aplikasi Manajemen Proyek yang kita harapkan di atas, tentu akan menjadi solusi dalam menemukan efisiensi dan efektivitas dalam menilai kualitas sebuah proyek yang sedang kita kerjakan.

Lantas, kita bisalah membayangkan apa saja sih keuntungan, ketika kita sudah, dan sedang menggenggam aplikasi manajemen proyek di tangan kita, dalam menggarap proyek atau usaha kita nanti ya?

Pertama, memudahkan manajemen proyek atau bisnis yang sedang dikerjakan dalam satu aplikasi saja!

Dimana dalam aplikasi tadi, kita sudah mampu menyematkan perencanaan awal dan juga pencapaian (actual-plan), serta data-data penting terkait biaya investasi suatu proyek yang kita harapakan berkembang.

Kedua, Memudahkan memanajemen inventaris, dimana fitur ini akan memanjakan kita mengawasi laporan standart inventaris, kegiatan logistik, serta penggunaan marterial apa saja, di suatu proyek atau bisnis kita.

Ketiga, Dokumen digital yang lebih efektif untuk diunduh, ketika kita membutuhkannya kapan saja dan dimana saja.

Lantas terpenting lagi, aplikasi tadi juga mampu menyimpannya secara on-line oleh sistem aplikasinya.

Keempat, Aplikasi manajemen proyek akan memberikan kemudahan dalam pengawasan yang dilakukan dimana saja dan kapan saja –hanya- lewat Gawai kita. Terutama progres proyek yang kita kerjakan, serta pencapaian targetnya secara real-time.

Kelima, Terpenting adalah efiesiensi SDM yang benar-benar dibutuhkan dalam suatu proyek tadi. Dan penggunaan aplikasi ini, tentu saja akan mengoptimalkan biaya operasional usaha semaksimal mungkin.

Aplikasi Tomps adalah sebuah aplikasi manajemen proyek itu ya?

Pengelolaan sebuah proyek –hanya- lewat genggaman tangan kita, persis membayangkan seperti apa yang sudah kita ceritakan di atas.

Tentu kita bisa menghadirkan dan mengandalkan aplikasi Tomps sebagai solusi, dan menghadirkan semua kemudahan berdigitalisasi layaknya layanan robot yang tersemat sistem AL.

Dan pastilah Aplikasi Manajemen Proyek Tomps ini akan cocok sekali, menghandle kebutuhan pelaporan proyek atau usaha? Seperti Properti, kontruksi, jasa logisitk, manufactur dan juga usaha-usaha agribisnis kita. Gawai yang tersemat aplikasi manajemen proyek Tomps, akan leluasa menampilkan banyak fitur aplikasi yang sangat membantu, guna memahami data untuk tujuan pengawasan proyek tadi, apa saja ya?

1. Fitur Dashboard, yang akan mudah memberikan tampilan laporan, yang membantu kita memahami data-data proyek. Di sana terdapat rincian soal anggaran proyek, jadwal penyelesaiannya, target dan realisasi acara serah terima proyek. Dan di sana juga dapat menghadirkan peta persebaran lokasi proyek via geo-maps yang sedang berjalan. Hadir pula, tampilan chart yang menghantarkan data penting, tersaji rapi dan atraktif.

2. Project, fitur ini akan menghantarkan kita pada data perencanaan secara detail atas usaha atau proyek yang sudah disesuaikan dengan target penyelesaiannya pula.

3. Report, menampilkan apa saja data proyek secara real-time.

4. Pembiayaan Proyek, fitur ini, menjadikan pengawasan pengelolaan budjet operasional, lebih optimal. Karena mampu menampung, semua data yang menyangkut pembiayaan proyek secara rigid.

Tiga langkah memulai Proyek via aplikasi Tomps, mudah!

Pertama, kita hanya memasukkan data perencanaan proyek dan menginisiasikan ke dalam aplikasi Tomps.

Nah proses ini, layaknya kita mengerjakan setting aplikasi, berupa work-unit template, schedulling, rencana pembiayaan, alur pengajuan persetujuan, pembagian tim kerja serta hal akses data dan lainnya.

Kedua, updating data yang menjadi rutinitas utama dilakukan, berupa input evidance dan data progres pengerjaan secara end-to-end, real-time dan juga on-cloud.

Nah, Tim di lapangan yang telah ditunjuk untuk mengakses aplikasi Tomps, akan pastilah mudah paham dengan apa yang akan mereka kerjakan, dimana semua perencanaan sudah teridentifikasi via aplikasi Tomps.

Ketiga, akses pelaporan dan review pekerjaan mudah! Nah dari proses input data lapangan, aplikasi Tomps akan langsung menyajikannya dengan tampilan menarik untuk mudah dimengerti pada stakeholder atau atasan kita.

Semakin efektif dengan aplikasi Tomps!

  • Penghematan waktu untuk pengadaan 83% 83%
  • Percepatan pengumpulan data proyek 75% 75%
  • Percepatan respon kejadian 67% 67%
  • Percepatan pengecekan instalasi 75% 75%
  • Peningkatan monitoring proyek 50% 50%
  • Penghematan pengeluaran biaya operasioanl proyek 50% 50%

Tampilan data menarik mulai dari laporan umum, summary-report, project-team performance, PO Report, Issue Report, Gantt Chart, sampai S-Curve

Semua jenis pelaporan bisa diakses kapan saja secara real-time, oleh siapa saja yang telah diberi hak akses Aplikasi Tomps, atas suatu proyek.

Wah membayangkan jika kita sudah menggenggam aplikasi manajemen proyek tomps tentu saja, kita boleh membayangkan begitu mudahnya mengelola proyek kita kapanpun dan dimana pun ya.

Layaknya kita sudah menjadi benar-benar seorang pengusaha atau project manager yang Pro saja-kan?

“Menghemat SDM, data tersimpan di tomps, anytime anywhere monitoring progress project, mudah untuk mengatur anggaran sesuai dengan real project, dapat menyusun planning kedepan untuk project selanjutnya”

Slamet Riyanto

GM PT Telkom Samarinda

Canduan Mana, Menjadi Maker atau Hanya User Aplikasi Mobile ya?

Canduan Mana, Menjadi Maker atau Hanya User Aplikasi Mobile ya?

Untuk informasi selengkapnya, kamu bisa klik Dumet School sekarang!

Setelah mengikuti kelas Dumet School, kita lekas yakin bisa membuat Aplikasi Mobile Android  dan iOS dengan menggunakan Angular dan Ionic Framework


banner_lombamenulisblog_300x250

Kira-kira nikmat mana lagi yang kita dustakan, ketika sedang menggenggam Gadget kita ini ya?

Karena semua kelezatan aplikasi mobile di dalamnya, pastilah berhasil memanja kebutuhan, sekaligus keinginan kita. Membuat kita mampu berkenalan intim dengan tehnology-digital masa kini. Dan berhasil merayu kita, untuk menjadi user  yakni pengguna setianya.

Kapasitas RAM di Gadget kita, wajar bisa menjadi alasan pembatas menyematkan banyak aplikasi menarik yang tersedia. Dan pada akhirnya, kita hanya bisa memilihkan beberapa Aplikasi mobile favorit saja yang benar-benar ‘bermanfaat’

Dan itu pastilah sulit untuk memilihkannya kan? Karena silih-berganti kehadiran aplikasi mobile teranyar, pasti akan sayang dilewatkan.

Nah memang, kita harus mengakui jua, di masa Pandemi, keberadaan aplikasi mobile sudah berhasil menjadi medium, melayani kebutuhan manusia apa saja, yang kini hanya terkungkung di rumah saja.

Malah secara sadar, penggunaan aplikasi mobile sudah menjadi sandaran baru kita, dan   berhasil menyaji candu kepada usernya, ketika kita sedang bertatapan di layar Gadget.

Lalu apakah kita sudah benar-benar berhasil menegak candu pada aplikasi mobile pilihan kita, yang tersemat di Gadget kita?

Entah kita –hanya- menjadi user setianya saja, atau  pula kita telah berhasil menjadi maker Aplikasi mobile itu.

Nah itu tentu akan lebih menarik, jika dikaitkan –lagi- dengan banyak fenomena yang terjadi di masa Pandemi. Dan mari kita buktikan saja-lah, untuk merasakan candu aplikasi mobile yang pastilah nikmatnya tiada-tara.

Yuk, menengak candu itu, sembari berselancar di Aplikasi mobile pilihan!

Nah, pernahkan kita bertanya pada diri kita sendiri, apa sih alasan kita menyemat aplikasi mobile pilihan di Gadget?

Bisa saja alasan utamanya,  aplikasi pilihan kita tadi massif disematkan. Dan itu akan memudahkan kita terhubung ke banyak orang.

Ambilah contoh, salah satu aplikasi mobile yang mendunia, yakni Youtube, yang –saya yakin- juga sudah tersemat apik di Gadget kita.

Coba rasakan saja, ketika berselancar di aplikasi Youtube tersebut. Kita pastilah merasakan kelezatannya, seraya kita memanen banyak informasi di dalamnya kan?

Lebih lanjut, sebagai user aplikasi mobile Youtube ini, kita juga dengan mudah mengimprovisasikannya. Yakni dengan menjadikan diri kita Content-Creator di aplikasi ini.

Jika berhasil, katanya kita akan sangat mudah menghisap manisnya candu yang kita maksudkan itu? Marilah kita bayangkan saja sosok-sosok Atta Halilintar, Ria Ricis sampai Raditya Dika, dan masih banyak Youtuber lainnya.

Nah ternyata menjadi user sejati aplikasi ala Youtube saja kita bisa mengandalkannya sebagai sumber pendapatan lho.

Namun ya untuk memanen hasilnya, diperlukan ide kreatifas tingkat tinggi dan juga skill mengemas konten agar layak laris dijaja di aplikasi mobile Youtube.

Selanjutnya, kita bisa saja bertanya, dari mana sih, aliran candu yang bisa dikecap para user aplikasi  Youtube tadi? Siapa tahu kita bisa jua mencobanya, dan jua beruntung mengecap candunya!

1. Youtube Partner Program

Mengecap madu aplikasi YouTube kita bisa kita mulai dengan ikut program ini. Dimana cara kerjanya, kita akan mengundang para iklan, yang biasanya hadir memotong konten youtube kita, yang sedang para viewer saksikan.

Tentu saja, untuk bisa mengikuti program ini di aplikasi ini. Kita harus memenuhi Syarat dan Ketentuan Berlaku (SKB) yang disayaratkan Youtubu. Seperti kemampuan kita menaikkan jumlah subsriber akun Youtube kita hingga mencapai 1000 akun. Dan juga watch time minimal 4000 kali putar. Mampu?

Nama keluarga Gen Halilintar tentu tidak asing lagi. Hingga saat ini, bahkan Atta sudah mampu menggaet 21.7 juta subscribers, menjadikannya sebagai Youtuber indonesia yang memiliki banyak pengikut. 

Adapun gaji YouTuber Atta Halilintar bisa mencapai Rp 5.1 miliar hingga Rp 81.6 miliar per tahun. 

Penelusuran SocialBlade!

Atta Halililintar

Atta Halilintar
Youtuber

2. Youtube Sponsorship

Nah program kini juga kita bisa coba! Dimana produk iklan tertentu akan rela membayar para Youtuber atas konten keren kita tadi. Biasanya bayaran yang ditawarkan  sekitar Rp 750 ribu per 1000 penonton. Dan yang pasti jika kita sudah berada di level ini,  kita pastilah bukan seorang Youtuber yang kaleng-kaleng ya? Terkenal lah gitu!

Berkat konten squishy yang sering ia tayangkan, kini Ria Ricis atau Ria Yunita mampu menggaet 19.4 juta subscribers, dengan total penghasilan per tahun antara Rp 1.8 miliar hingga Rp 28.8 miliar.  

Penelusuran SocialBlade! 

Ria Ricis

Ria Ricis
Youtuber

3. Youtube affiliate marketing

Berselancar di Youtube, Pastilah kita pernah menemukan dan menyaksikan review konten produk tertentu ya? Nah begitulah program ini bekerja dan menghasilkan pundi buat kita. Jadi intinya, pengiklan akan membayar kita, melalui CTR. Serta berapa banyak orang yang membeli produk lewat link yang kita sematkan dalam konten kita di Youtube.

Dengan kepintarannya dalam membuat konten yang menarik dan menghibur, Raditya Dika berhasil meraup hampir 8.6 juta subscribers. Penghasilannya bahkan cukup menggiurkan, yaitu sekitar Rp 2.6 miliar – 46 miliar per tahun.

Penelusuran SocialBlade! 

Raditya Dika

Raditya Dika
Youtuber

Candu menjadi maker aplikasi mobile, juga tak kalah manisnya lho!

Nah cerita di atas, memang baru mengulas manfaat salah satu dari banyak aplikasi mobile pilihan di Gadget kita, Yakni YouTube.

Namun jika kita menikmati hadirnya banyak aplikasi mobile lainnya, pastilah memberikan celah kepada para usernya. Yakni agar kita jua bisa mengkapitalisasikannya menjadi sumber pundi, dan selanjutnya bisa menjadi candu kehidupan!

Dan wajar jika lantas, kita bertanya-tanya pula kira-kira berapa banyak pundi pula yang para maker alias penyipta aplikasi mobile dapatkan ya?

Karena ya logis saja, jika para maker ini sudah berhasil membuat panggung para usernya itu untuk meraup pendapatan yang melimpah ruah.

Periklanan pastilah menjadi andalan banyak aplikasi menyipta candu berupa pundi pendapatan tadi. Sebagai bocoran saja, pada kuartal ketiga 2020, -barusan- YouTube berhasil meraup 5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 70 trilliun lho.

Hiks,  kita bisa lekas ambil kesimpulan saja jika setajir-tajirnya para user baik Gamers, Selebgram sampai Youtuber  itu. Ya tetap saja para maker-nya yakni penyipta Aplikasi mobile, bakal lebih tajir  menuai candunya.

Dan, selanjutnya ya tidak ada  salahnya jua, jika kita lekas berkenalan dengan banyak para maker itu, atau penyipta aplikasi mobile. Karena mereka sudah berhasil merasakan manisnya candu menjadi maker aplikasi mobile itu kini dan akan datang.

Bill Gates

Bill Gates
Pendiri Microsoft

Jeff Bezos, CEO Amazo

Jeff Bezos
CEO Amazon

Mark Zuckerberg CEO Facebook

Mark Zuckerberg
CEO Facebook

Dengan mengenal sosok-sosok itu semoga saja akan mendorong dan membawa kita, untuk mau menjajal peruntungan di dunia maya.

Dan segera memutuskan apakah kita mau hanya menjadi user saja? Atau malah sudah memiliki angan menjadi sosok para maker alias penyipta aplikasi mobile yang lebih menarik lagi di masa depan?

Namun wajarlah jika ternyata keduanya bukan pilihan. Melainkan, keduanya memang  sama-sama bisa ditekuni untuk merasakan candu  yang sesungguhnya. Iya menjadi user sekaligus maker aplikasi mobile.

Candu Aplikasi mobile: pemacu kebangkitan ekonomi masa depan?

Nah berbicara candu, atau ketergantungan kita pada aplikasi mobile saat ini, tentu saja sangat beralasan.

Namun konteks istilah candu ini, haruslah bermakna positif, dalam rangka, usaha meningkatkan pendapatan ekonomi. Bukan semata hal kesenangan saja.

Terus apakah kita juga merasa jika kehadiran aplikasi mobile di Gadget kita kini, semakin vital perannya? Dimana jika kita mengaitkan pada fenomena sisi ekonomi lainnya di masa Pandemi ini.

Artinya Aplikasi mobile kini tidak berbicara pada hal hiburan semata, namun sudah menjelma menjadi industri maya yang prospek dan serius untuk dijalankan.

Lihatlah, masa Pandemi, kondisi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), sebagai jantung perekonomian Indonesia keberadaanya tertekan.Rerata omsetnya hanya 15-10 % pada kondisi normal.

Survey Sensum & NeuroSensum, mencatat 59% UMKM harus bisa beradaptasi lewat jejaring tehnologi, terutama aplikasi mobile e-commerce.

Hal itu wajar adanya, jika kita benturkan fakta, keberadaan unit usaha Indonesia, memang yang masih minim memanfaatkan ekosisitem digital. Terdapat sekitar 906 Koperasi atau 0.73% dari jumlah koperasi aktif, yang memiliki website.

Akhirnya, kini Pemerintah mendorong pada aplikasi kemajuan digitaliasasi agar menjadi pintu masuk dunia usaha, mulai dari proses produksi hingga ke pemasaran.

Namun hal penting yang harus diingat jua, bagaimana ekonomi digital nantinya bisa berbanding lurus dengan meningkatnya jumlah transaksi e-commerce. Ini juga menjadi PR kan?

Asosiasi Penyedia Jasa Internet (APJII), menyebut pada tahun 2019 pengguna internet berjumlah 196.71 juta pengguna.Angka itu tumbuh 8.9% dari tahun 2018.

McKinsey juga memprediksi, pasar e-commerce Indonesia tahun 2020, akan tumbuh melesat 55 hingga 65 milliar dollar AS.

Artinya lagi, modal inilah yang akan menjadikan candu, tantangan dan momentum untuk kita, semua pelaku usaha, untuk lebih intim masuk ke ekosisitem Digital.

Dan tentu saja,  tantangan itu akan menjadikan kita bukan hanya menjadi smart-user aplikasi mobile saja.

Namun juga mendorong kita menjadi smart-maker aplikasi mobile yang bermanfaat dan menarik, guna mendukung industri ruang maya yang sangat prospek tadi. Sanggup?

Bersama kita yakin mampu mempersiapkan jawaban tantangan era-digital itu?

Bayangan menjadi user aplikasi mobile bisa jadi lebih mudah, daripada menjadi maker aplikasi mobile? Anggapan itu wajar saja terlontar, terutama bagi kita yang –memang- belum intim dengan dunia pemograman.

Alasan awam soal hal itu, bisa saja menjadikan sandungan kita mendulang keinginan awal menjadi Maker aplikasi mobile.

Namun istilah candu yang kita bahas di atas, lagi-lagi bisa saja sih menjadi motovasi logis untuk memaksimalkan celah ekonomi.

Yakni ikut menggarap potensi atas menganganya industri digital yang akan memanja banyak Koorporasi baik kecil dan besar.

Pada prinsipnya, seorang smart-user dan smart-maker aplikasi mobile pastilah harus terbiasa memiliki dan memproduksi ide segar guna merancang dan menjaja kreasinya di publik maya.

Nah untuk melahap keduanya, menjadi smart-user dan smart-maker tentu bukan hal mustahil lagi?

Karena Pandemi ini -tanpa sadar- sudah mendorong dan mengajarkan banyak hal. Minimal Pandemi, sudah menularkan kita semangat untuk terus membuahkan ide segar guna tetap bisa survive kan?

Selanjutnya, para smart-maker aplikasi mobile, tentu akan banyak berhadapan dan mengupas pada hal teknis pemograman. Istilah bahasa PHP, MySQL, Javascript, HTML, CSS sampai Ionic menjadi modal mewujudkan ambisi kita menjadi smart-maker aplikasi mobile kan?

Pertanyaannya, adakah cara singkat yang lekas bisa kita terapkan untuk menguasai hal teknis itu, lalu lekas mengkreasikannya, membuat aplikasi mobile nan menarik?

Jawabanya tentu saja, klasik! Ya kita harus terus belajar soal hal tadi. Meski dari tingkatan dasar, ataupun tetap terus belajar, memahirkannya. Simple kan?

Dumet School, kunci jawaban menjadi Smart-Maker aplikasi mobile!

Pendidikan in-formal bisa lekas kita pilih, untuk mengakselarasi skill kita menguasai dunia digital.

Nah Dumet School, adalah satu dari sekian banyak lembaga kursus yang bergerak di bidang pendidikan, khususnya kursus website, digital marketing, dan design grafis.

Lewat pelatihan IT ala Dumet School, kita akan terlatih untuk menyipta beragam aplikasi andorid dan iOS lewat bahasa program Angular dan ionic Framework.

Dan jangan khawatir, semua masalah dasar soal bahas pemogramannya tentu juga akan dikupas tuntas, guna mendukung produk akhir berupa aplikasi mobile yang sangat berguna kan?

Dumet School sebagai lembaga pelatihan, juga memberikan banyak manfaat terutama soal waktu, materi hingga instruktur yang jua sabar.

1. Waktu fleksibel

Jika terbentur dengan padatnya aktivitas kita untuk mengambil kelas di Dumet School. Jangan khawatir, untuk memilih waktu yang sangat cocok untuk belajar di kelas.

1. Waktu fleksibel

2. Private

Menjaga fokus selama belajar, akan tersedia 1 instruktur yang melayani 1 murid saja. Dengan interaksi ini tentu saja akan mendukung semua proses belajar nantinya.

2. Private

3. Materi

Tersedia pula materi kursus yang paling baru. Artinya, dengan kemajuan era dgitalisasi akan memungkinkan kita mengikuti perkembangan yang sedang inn jua.

3. Materi

4. Konsultasi Gratis

Nah ketika masa kursus berakhir, dan kita masih ingin mengetahui hal apa saja soal pengembangan materi yang kita bahas. Kita masih bisa berkonsultasi soal itu sampai kapan pun dengan instruktur Dumet School.

4. Konsultasi Gratis

Dan untuk bisa lekas membuat aplikasi mobile  tadi, kita bisa mengambil paket kelas kursus membuat aplikasi mobile Premium. Dimana materi  bahasa pemograman meliputi Angular  yakni Frame work Javascript untuk front-end.

Serta adapula materi Ionic Fundamental, yang mengarahkan kita untuk mempraktikkan pembuatan aplikasi  mobile android dan iOS lewat fiture standart.  Dan selanjutnya  materi Ionic Advance, yang jua mempraktikan pembuatan aplikasi mobile dengan fitur advance.

Semua kelas akan berdurasi waktu dua bulanan, dan jatah waktu pelatihannya yang fleksibel tidak terbatas kapan saja.

Nah untuk lengkapnya, terdapat tiga pekat kelas pelatihan yang bisa kita sesuaikan dengan kebutuhan dan juga Budget kita.

Kelas Premium
Biaya 13 juta

Paket Materi yang dipelajari di kelas yaitu:

  • Angular: Framework Javascript untuk front-end.
  • Ionic Fundamental: Membuat aplikasi mobile apps (android dan iOS) dengan fitur standard
  • Ionic Advanced: Membuat aplikasi mobile apps (android dan iOS) dengan fitur advanced

Syaratnya wajib sudah menguasai HTML & CSS, Bootstrap, PHP & MySQL, dan Javacript.

Estimasi selesai kursus yaitu 2 bulan dengan jatah waktu kursus yang tidak terbatas (seumur hidup) dan sampai bisa. Pembayaran bisa dengan debit, credit, transfer bank, dan cicilan.

Kelas Professional
Biaya 23 juta

Materi yang dipelajari di kelas yaitu:

  • HTML & CSSMendesain layout / tampilan website.
  • BootstrapMembuat website yang responsive
  • PHP & MySQLMembuat program / fitur di website.
  • JavacriptMembuat website yg interaktif.
  • AngularFramework Javascript untuk front-end.
  • Ionic FundamentalMembuat aplikasi mobile apps (android dan iOS) dengan fitur standard
  • Ionic AdvancedMembuat aplikasi mobile apps (android dan iOS) dengan fitur advanced

Estimasi selesai kursus yaitu 4 bulan dengan jatah waktu kursus yang tidak terbatas (seumur hidup) dan sampai bisa. Pembayaran bisa dengan debit, credit, transfer bank, dan cicilan.

Kelas Ultimate
Biaya Rp 28 juta

Materi yang dipelajari di kelas yaitu:

  • HTML & CSSMendesain layout / tampilan website.
  • BootstrapMembuat website yang responsive
  • PHP & MySQLMembuat program / fitur di website.
  • JavacriptMembuat website yg interaktif.
  • OOPPemrograman PHP tingkat lanjut.
  • Codeigniter (Company Profile)Membuat sistem Company Profile.
  • AngularFramework Javascript untuk front-end.
  • Ionic FundamentalMembuat aplikasi mobile apps (android dan iOS) dengan fitur standard
  • Ionic AdvancedMembuat aplikasi mobile apps (android dan iOS) dengan fitur advanced

Estimasi selesai kursus yaitu 6 bulan dengan jatah waktu kursus yang tidak terbatas (seumur hidup) dan sampai bisa. Pembayaran bisa dengan debit, credit, transfer bank, dan cicilan.

Nah setelah mengikuti pelatihan pada kelas Premium, minimal kita bisa berharap dan yakin lekas membuat aplikasi android dan iOS lewat  pemograman Angular dan Ionic Framework dengan mudahnya.

Menjadi Millenial Inklusif, Lewat Deposito Syariah, Bisa!

Menjadi Millenial Inklusif, Lewat Deposito Syariah, Bisa!

Enaknya jika Gawai kita telah tersemat aplikasi bayar-bayar, seperti aplikasi Perbankan. Kita bisa seenaknya memerintahkan kebutuhan plus keinginan apa saja, hadir di depan mata kita, segera.Menyematnya, layaknya, kantor cabang Bank sudah berada di Gawai saja deh, dan bisa diakses kapan saja. Nah, hal ini seolah menjadi bukti, jika Millenial –seperti kita- sebenarnya sudah mampu berdapatasi –bahkan- telah siap menjadi inklusif atas layanan Perbankan.

Ilustrasi Aplikasi BRI Syariah yang nyaman digunakan di Gawai kita I kredit photo : investor.id
Ilustrasi Aplikasi BRI Syariah yang nyaman digunakan di Gawai kita I kredit photo : investor.id

Kebetulan, bulan inklusi keuangan pada bulan Oktober ini, terus menandai capaian keberhasilannya, dengan tingkat inklusi keuangan mencapai level 76.2%. di tahun 2019.

Artinya, tidak hanya Millenial, berbagai lapisan masyarakat juga sudah semakin inklusif saja menggunakan jasa Perbankan.

Oiya, kamu sudah terdaftar menjadi nasabah Bank? Jika sudah ya bersukurlah! Jika belum, lanjutkan saja membacanya ya? Siapa tahu setelah ini, kita bersama dapat membuktikan sendiri keasyikan bertransaki perbankan, hanya lewat Gawai.

Menjadi Millenial yang inklusif, siapa takut!

Istilah inklusif tentu saja akan berbicara pada hal keterbukaan dan sikap penerimaan kita terhadap hal positif, yang sedang berkembang saat ini.

Terutama,  memanfaatkan kemajuan teknologi digital yang memasukkan jasa Perbankan dalam kehidupan harian kita.

Menjadi inklusif memang tidaklah mudah, terutama bagi umat Muslim? Karena istilah Perbankan –bisa- diyakini memuat sisi halal dan haram.

Namun kemudahan menjadi inklusif masih terus menganga, dengan hadirnya kebijakan Dual-Bank.

Artinya, ya Perbankan konvensional yang kita kenal, juga dapat menghadirkan pelayanan Perbankan Syariah. Misalnya Bank BRI, ternyata ada Bank BRI Syariah-nya juga.

Ilustrasi pelayanan kantor BRI Syariah I kredit photo liputan6
Ilustrasi pelayanan kantor BRI Syariah I kredit photo liputan6

Namun poinnya, adalah fungsi Bank Syariah sama saja dengan Bank Konvesional, dimana sama-sama bisa digunakan sebagai wadah menabung, transfer-transferan dan juga macam pembiayaan.

Lalu perbankan syariah juga ditunjang teknologi terkini seperti penggunaan ATM, internet Banking serta penyediaan Aplikasi yang tersemat mudah di Gawai kita.

Logo ib Islamic Bank
Logo ib Islamic Bank

Secara phisik, terlihat jelas dari logo iB -kependekan dari islamc Bank- yang terpampang besar di setiap kantor Perbankan Syariah.

Dan yang terpenting –lagi- MUI memberikan rekomendasi atas terbentuknya Dewan Pengawas Syariah (DPS), untuk menyakinkan kita jika benar-benar operasional Perbankan Syariah berjalan syar’i sesuai ajaran islam.

Proses unduhan aplikasi BRI Syariah lewat Playstore semakin mudah I Screenshoot
Proses unduhan aplikasi BRI Syariah lewat Playstore semakin mudah I Screenshoot

Secara umum, kondisi itu bisa menjadi pertimbangan penting kita untuk bisa menerima menjamurnya Perbankan Syariah yang menjadi kebutuhan umat kini. Ini seperti buah manis atas strategi nasional keuangan inklusif yang mulai gencar dilakukan di tahun 2016.

Mencari celah layanan Perbankan yang produktif yuk!

Wajarlah jika Millenial berharap, aktivitas menabungnya akan menuai hasil di masa depan. Selain –klise- digunakan menerima transferan, selanjutnya dihabiskan buat ini-itu.

Nah lewat aktivitas Perbankan, pernahkan kita membayangkan jika hasil tabungan kita bisa lekas melimpah dalam waktu singkat?

Dan kita bisa lekas menukarkan dengan asset yang bermanfaat? Membeli Rumah sendiri misalnya, –wiih- meski ya ada juga layanan Perbankan KPR, jika kita kesulitan untuk cash.

ATM Bank BRI yang meneydiakan fasilitas uang cash tanpa mengantri I Republika.co.id
ATM Bank BRI yang meneydiakan fasilitas uang cash tanpa mengantri I Republika.co.id

Nah, semua mimpi dan potensi ini justru terbuka lebar kok, dengan manfaat inklusi keuangan ini. Dan tentu hal ini menjadi titik balik Millineal memaksimalkan layanan perbankan, dari aktivitas monoton seperti menabung serta transfer-transferan pembayaran saja.

Sudah coba Deposito syariah, belum?

Nah layanan Perbankan yang menjadi langganan saya adalah layanan Deposito. Tujuan berdeposito tentu saja ingin memaksimalkan lagi hasil tabungan kita agar lebih banyak, plus berkah, baik kepada diri sendiri maupun orang lain.

Kebetulan saya sudah mencobanya, lewat Gawai ini. Prosesnya cepat, Klak-klik-klah selesai deh. Dan jumlah uang minimum deposito yang menjadi syarat layanan ini juga pasti terjangkau, sekira Rp 2.5 jutaan.

Nah deposito Syariah sendiri merupakan investasi yang berjangka waktu yang pasti menerapakan nilai-nilai syariah.

Nantinya, ketika membuka dan memanfaatkan layanan investasi ini, kita akan melakukan akad mudharobah. Yakni akad yang memahamkan soal perhitungan nilai yang kita akan dapatkan, dengan bagi hasil/nisbah.

Nah sebagai pemilik modal kita disebut shahibul maal, dan Bank sebagai pengelolal sebagai Mudharib-nya. Jika sudah OK, kita tinggal memilih untuk sistem bagi hasilnya.

Aktivitas latayana BRI Syariah I Liputan6
Aktivitas latayana BRI Syariah I Liputan6

Mau menggunakan sitem Mutlaqahdah yakni membiarkan Bank menentukan instrumen investasi memutar uang. Atau Muqayyadah, dimana nasabah yang memilih sendiri investasi yang akan dilakukan oleh Bank.

Manfaat investasi Deposito!

Saya yakin, menabung selalu bisa kita niatkan untuk mengabulkan keinginan di masa depan, yang bisa saja lekas tercapai salah satunya lewat ber-Deposito. Dimana jelas keuntungan yang kita dapat pastilah lebih besar daripada mengandalkan keuntungan tabungan semata.

Nah selama pengalaman saya, ada empat hal yang saya rasakan lewat layanan deposito. Mau tau?

Pertama, dana kita aman kok!

Jangan berandai-andai jika Bank kita pailit, namun jika itu terjadi-pun tentu saja akan aman. karena semua nasabah sudah terjamin dananya oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)

Kedua, keuntungan menurut keinginan kita!

Deposito konvensional dan Syariah tentu beda. Jika konvensional berdasarkan suku bunga acuan BI yang bisa berfluktuasi.

Deposito Syariah menerapkan bagi hasil, dan besarannya bisa bergantung kegesitan Bank memutar dana di jalan syar’i.

Tampilan halaman muka aplikasi BRI Syariah I Screenshoot

Ketiga, Insya Allah Halal!

Bank Syariah tentu memiliki mekanisme memutar uang yang Syar’i. Misalnya, modal yang kita putar terbatas hanya digunakan untuk sektor usaha yang positif dan sesuai doktrin agama islam.

Nah dengan layanan Perbankan, deposito Syariah tentu saja menyadarkan kita, jika menghasilkan uang tidaklah sulit kan?

Namun tidak jua kuatir akan kehalalan dan berkahnya, baik untuk kita dan juga kreditur yang memanfaatkan dana kita

Keempat, deposito adalah jaminan berharga

Selain melakukan permodalan, status nasabaH deposito akan mendapatkan bonus. Dimana aktivitas kita ini tercatat sebagai nilai plus. Jika saja kita juga butuh permodalan usaha dari Bank, dan bisa menjadi pertimbangan untuk mencairkan permodalan dengan mudahnya.

Segera rasakan keasikan inklusi keuangan lewat Aplikasi BRI Syariah, yuk!

Nah beralih ke praktik, kita bisa lekas mengunduh aplikasi BRI Syariah dulu di play-store yuk. Untuk mencoba keasyikan layanan transaksi syariah di sana.

Yang menyajikan banyak layanan perbankan, baik pembayaran ini-itu, layanan investasi bahkan pembiayaan sektor usaha kita.

Layanan pembukaan rekening online via aplikasi BRI Syariah I Dokumentasi Pribadi
Layanan pembukaan rekening online via aplikasi BRI Syariah I Dokumentasi Pribadi

Jika belum terdaftar nasabah BRI, lekas akses saja kemudahan pendaftaran nasabah online lewat aplikasi tadi.

Dalam sekejap, ketika persayaratan sudah diverifikasi menjadi nasabah BRI. Kita bisa lekas memaksimalkan aplikasi BRI syariah dengan asyiknya, yang tak kalah dengan Bank Konvesional.

Tinggal klik, gampang dan mudah menjadi nasabah BRI Syariah lewat aplikasi BRI Syariah I Dokumentasi Pribadi

Apa yang saya suka aplikasi BRI-Syariah?

Nuansa Syar’i menyapa kita sembari ingin bertransaki. Sudah dibuka, belum? Lihatlah terdapat, beberapa ikon yang bisa diklik. Seperti jadwal sholat, ATM terdekat, kantor Cabang BRI, arah kiblat, hingga Juz Amma digital.

Setidaknya kehadiran aplikasi BRI Syariah jelas memudahkan kita bertransaki perbankan. Dan lagi, manfaat ikon di laman selamat datang tadi, bisa meyakinkan, mengingatkan dan akhirnya bisa menuntun langkah kita lebih syar’i sehari-hari.

Ah aplikasi BRI Syariah ini saya anggap, seperti Aplikasi ‘Thounsand in one’ Banyak kegunanan satu aplikasi. Dan berhasil melatih nasabahnya menjadi lebih inklusif serta lebih Syar’i dalam aktivitas Perbankannya.

Kredit photo cover : Bisnis.com

Menyemat Aplikasi Kumparan, Kini Kebaikan Itu Mudah Lewat Genggaman lho!

Menyemat Aplikasi Kumparan, Kini Kebaikan Itu Mudah Lewat Genggaman lho!

Dunia maya bergemuruh soal tarif PLN yang dirasa melejit pada pemakaian April lalu , bertepatan jua di masa Pandemi. Eh jangan-jangan tarif -memang- sudah naik diam-diam oleh PLN? Wah tega kali ya PLN! Namun setelah membuka aplikasi Kumparan, dan melahap beritanya hingga selesai, ternyataaa terbuka semua tabir rahasia ituh..!

Lantas diam-diam saya pun juga mengecek tagihan PLN, pemakain bulan April lalu. Busyet ternyata ada sih -memang- kenaikannya, lumayan sekitar 10%, dan kebetulan saya masih menggunakan post-paid PLN sih. Jadi masih nyaman buat trace-backnya.

Sebenarnya, jujur jarang sih saya memeriksa meteran listrik di depan rumah, males aja, titik! Tapi kondisi itu membuat saya lekas memaksa untuk memeriksanya, dan mencocokkanya sendiri. Aih benerkan ternyata bukan Hoax kok, asli nilai meterannya memang naik, suer!

Ah, tindakan ini cuman spontan dan sangat mudah untuk mengcopy-paste anjuran PLN, memeriksa pemakaian listriknya di rumah masing-masing, dan lekas dikalikan saja dengan harga satuan per-Kwh yang selama ini masih berlaku.

Karena tahu gak? Ternyata lonjakan harga tagihan PLN itu dikarenakan bulan sebelumnya -Mei- PLN memberlakukan charge tagihan dengan pola tren 3 bulan sebelumnya dalam rangka social-distancing, dimana petugas tidak memotret rekening berjalan kita via box meteran listrik.

Sehingga kelebihan pemakaian di bulan Mei, tidak terhitung dan langsung terakumulasi di bulan April ini. Ya lantas jadilah barang-viral ini kan, dimana ada tren pemakain bulan April yang -relatif- naik!

ScreenshotAplikasi Kumparan

Dan panas hati saya seketika itu turun, karena semua rasa emosional yang dipacu arus berita di media social yang kencang di masa Pandemi ini. Untung-untung ada sesuatu yang tersemat di Smartphone sebagai jendela informasi positif ya dan menjadi referensi.

Iya aplikasi Kumparan yang bisa jua didownload dengan mudahnya dari Playstore Android kita.

Jika tidak baca informasi berita valid, bisa jadi malah post-truth deh, yang cepat-cepat kita ingin mengatakan jika PLN ini curang dan bla-bla-bla…Ya karena di masa Pandemi ini, masalah sensitivitas sosial selalu saja dikaitkan dengan harga-harga.

Ya dimana-mana harga tinggi yang bisa membuat tensi tinggi pula dari sisi pembeli, harga murah ya terkadang juga buat tensi tinggi juga dari sisi lainnya, yakni penjual!

Serba salah kan? Namun untung saja, kini kebaikan itu bisa dimulai dari genggaman, lalu lekas turun ke hati, iya dari genggaman aplikasi Kumparan yang ada di Smartphone kita ini. Sudah install belum?

Mengapa harus Aplikasi Kumparan Sih?

Banyak alasan bagi saya memilah aplikasi dan kemudian menyematkannya di Smartphone! Terlebih di musim Pandemi ini, dimana kebutuhan akses informasi -berita- dan konten positifnya sangat dirasakan.

Harapannya sih bisa menjadikan hari-hari selama di rumah saja lebih mengasikkan sih, selain menikmati hiburan saja di dunia maya!

Terutama mengenai, mencerna informasi dinamika dunia nyata yang bisa dengan mudah diteropong dari banyak angle kehidupan, baik sosial, ekonomi, politk serta hukum. Semua menjadikan kue legit informasi yang sudah menjadi camilan harian kita.

Adalah kumparan, yang merupakan portal berita daring, dan sudah memberikan akses kemudahan informasi penting yang dibalut dalam sematan aplikasi di Smartphone kita.

Dan cerita saya di atas, paling tidak sudah memberikan gambaran nyatanya, jika lewat informasi yang positif dan terpercaya akan selalu -pasti- bermanfaat kepada kehidupan yang real terjadi pada saat ini kan, sebagai pembaca?

Utamanya mengelola hati dan mencipta kebaikan baru bagi diri kita yakni berpikir jernih dalam mengunyah informasi dunia maya, termasuk ya bersumber dari media social kita!

Unboxing aplikasi Kumparan yok!

Nah bagi kita yang haus akan banyak informasi, semuanya bisa diakses mudah lewat aplikasi Kumparan. Ketimbang harus menjelajahi arus berita di mesin Peramban yang menghamburkan banyak pilihan informasi, jadi bingung malah!

Ketika tersemat di layar Smartphone kita, cukup mengklik sekali, untuk menggapai ragam informasi.  Kemudaian informasi itu bisa lekas kita lahap dengan nikmatnya. Gimana rasayanya yok? Mari kita cicipin bersama ya!

Nah setelah menginstal dan mengklik icon aplikasinya di layar Samrtphone kita. Kita akan masuk ke halaman pertama, dan dihadapkan pada opsi Sembilan kategori informasi yang -pasti- akan menjadi kebutuhan kita.

Aplikasi Kumparan
ScreenshotAplikasi Kumparan

Ada kategori  News, Entertainment, Mom, Food and Travel Tekno & Sains, Otomotif, Woman, Bola & sport serta Bisnis. Pilih 3 diantaranya deh! Atau bisa juga pilih semua jika suka, centang aja semua pilihannya.

Taraaaa.. kini semua informasi yang berkaitan dengan kategori yang kita pilih sudah bisa tersaji dalam genggaman nih! Terserah mau dari mana kita akan memulainya untuk membancanya!

Nah dalam laman itupun, akan ada ikon-ikon  di bawah lamannya yang bisa kita pilih, apa itu? Coba lihat!

1. Ikon Beranda

Nah icon Beranda, jika kita klik akan menampilkan laman dengan kompilasi kategori Berita yang mudah kita pilih. Terdapat berita headline dari redaksi Kumparan yang sedang In saat ini, lalu berita trending, kumpulan photo berita samapai macam Polling untuk menyerap harapan kita sebagai pembaca Kumparan.

Aplikasi Kumparan
ScreenshotAplikasi Kumparan

Nah di laman ini jua, kita bisa leluasa untuk memilih Berita yang menjadi makanan Publik luas yang juga -pasti- diberitakan oleh Media lainnya, tentu dengan angle rasa yang berbeda tentunya kan?

2. Ikon Terbaru

Nah sudah jadi rahasia umum, jika berita online jika tidak disajikan dngan cepat tentu menjadi basi ya. Namun dengan tidak mengenyampingkan keakuratan data dan narasumber, berita-berita yang diturunkan di laman ini menjadi paling hangat dan cepat untuk dinikmati.

Aplikasi Kumparan
ScreenshotAplikasi Kumparan

Pembaca Kumparan akan menjadi yang pertama dalam memperoleh informasi atas dinamika kehidupan setiap detiknya, malah.

Dan tentu saja, perkembangan atas berita yang paling hangat dan tren ini akan terus akan diupadate perkembangannya. Dan tentu akan memanjakan kita untuk tahu segala hal tentang bumi ini hanya lewat Smartphone kita ini kan ?

3. Koleksi

Ikon yang bergambar bintang selanjutnya ini, tentu akan bersisi kategori unggulan yang memudahkan kita merangkum highlight berita yang tersaji secara umum di aplikasi ini.

Aplikasi Kumparan
ScreenshotAplikasi Kumparan

Terdiri atas, berita pilihan redaksi, Olahraga terbaru, pusat informasi Corona, liputan ramadhan, BisniS, dan konten istimewa lainnya!

4. Ikon Notifikasi

Laman ini akan memberikan kemudahan kita, untuk segera mengupdate berita pilihan meski tidak selalu terhubung aplikasi ini.

Notifikasi aplikasi Kumparan
Ilustrasi Notifikasi aplikasi Kumparan I Dokumen Pribadi

Jadi meski kita sedang melakukan aktifitas lain, dengan mengatur laman ini sebagai default, kita bsa menerima notifikasi secara langsung di Smartphoen kita. Dan dengan mudah kita mengaksesnya dengan mengkliknya sekali tentunya sih!

5. Ikon Menu

Laman ini berisi profil kita sebagai pembaca Kumparan dan juga informasi mengenai keredaksian Kumparan sendiri. Serta pengaturan tambahan soal pengunaan aplikasi ini.

Aplikasi Kumparan
ScreenshotAplikasi Kumparan

Serta ada juga kategori berita dan juga kategori atas informasi menarik lainnya yang bisa juga kita bisa pilih dneegan mudah ya! Sesuai katagori informasi yang kita pilih dari awal tadi, yang sudah kita bahas, ketika akan memulai menukmati aplikasi Kumparan ini

Kebaikan itu kian mudah kan?

Rasa berita informasi,  yang cepat dan akurat bisa menjadi pertimbangan mutlak kan untuk memilih portal media daring? Apalagi ditulis oleh Reporter yang berkapasitas dan teruji.

Selain itu informasi berupa opini pembaca bisa menjadi santapan yang bisa membuka wawasan kita dalam menikmati alam demokrasi ini.

Lalu informasi berupa artikel yang tersaji ringan dengan tulisan yang tidak teralu Panjang namun lengkap, bisa menjadikan inspirasi baru yang bisa dilakukan dalam kehidupan harian kita. Apalagi tulisannya juga ada yang menggunakan gaya listicle, jadi semakin mudah mengunyahnya!

Misalkan saja kategori Mom dan food&travel, bisa memberikan kita banyak pilihan untuk dijadikan inspirasi para kaum ibu-ibu dan para traveller. Dimana informasi di dalamnya bisa menjadi referensi menjalani kehidupan kita.

Aplikasi Kumparan
ScreenshotAplikasi Kumparan

Dan yang terpenting, dari semua informasi tadi bisa membawa kita untuk mencipta kebaikan, tentu saja akan dimulai dari diri sendiri dan menjalar ke sekitar kita kan?

Melahap informasi yang positif dan penting kini juga terasa mudah, kini kita bisa mensharing semua konten tadi lewat media social yang kita ikuti.

Di setiap post artikel yang kita baca, diakhir bacaan kita akan temukan ikon yang menghantarkan kebaikan itu! Ya apalagi tentu saja, dengan menshare berita tersebut ke teman terbaik kita.

Cukup tekan sekali, dan kita sudah bisa berbuat baik kepada sesama seperti apa yang kita rasakan.

Aplikasi Kumparan
ScreenshotAplikasi Kumparan

Dan lewat aplikasi ini juga, kita bisa tetap tersambung dengan aplikasi WhatssApp  lho, untuk tetap selalu terhubung dengan orang dalam kontak Smartphone kita.

Nah jika dalam grup WA lagi ramai membahasa isu yang lagi in, Kumparan bisa jadi referensi deh untuk lekas mengakhiri perdebatannya kan?

Yuk kita mulai kebaikan itu, dari genggaman kita, dari Smartphone kita lalu turun ke hati, iya jelas tepatnya dimulai dari aplikasi Kumparan dong!

By Alfian Arbi

Cover Photo Aal Arbi/Dokumen Pribadi

Memburu Corona Lewat Aplikasi TraceTogether, Begini Toh Cara Kerjanya!

Memburu Corona Lewat Aplikasi TraceTogether, Begini Toh Cara Kerjanya!

Virus Corona bak artis, sudah terkenal di penjuru dunia, melampaui artis Hollywood sekalipun ya! Meski terkenal dia tak lekas menampakkan diri, untuk dihindari penularannya, dan akhirnya sukses membuat banyak korban. Lowprofile banget kan! Untung ada aplikasi TraceTogether, apa itu? Baca aja terus

Seperti mencari jarum dalam jerami, pasien Corona susah sekali ditebak, untuk mengetahui dan merngecek positif atau negatif sih kita ini, harus dengan standar ketat. Maklum alat testernya terbatas dan mahal, sehingga tidak semua orang bisa mengaksesnya.

Meminta pertolongan kepada Tuhan sudah! Namun ya tak cukup di situ saja, manusia juga harus berusaha kan? Bukan menemukan alat kesehatan yang bisa membantu penyembuhan lebih cepat.

Tehnology lebih dahulu mencipta aplikasi di Smartphone untuk memburu pergerakan Corona dan lekas melumpuhkannya ya dengan mengakarantina orangnya.

Kenalkan dialah TraceTogether, aplikasi Smartphone yang lebih dahulu dipelopori Singapura, dan sudah diterapkan di sana untuk melacak Corona yang bersembunyi di tubuh warganya.

Tepatnya tanggal 9 Maret 2020 lalu, aplikasai ini bisa dimainkan oleh penggunanya. Aplikasi ini katanya, bisa membantu dalam mengakses informasi seseorang yang tertular Corona.

Begini cara kerjanya, misalnya kamu nih sudah download aplikasi ini lantas sudah install pula di Smartphone, dan –amit-amit deh- kamu terinfeksi Corona, Pemerintah bisa men-tracing informasi yang dikumpulkan aplikasi ini. Iya, aplikasi ini bisa tahu dengan siapa saja kamu berhubungan selama 14 hari yang lalu.

Datanya berupa lokasi pasien dan waktu serta lokasi serta orang yang berada di sekitar kamu itu. Dengan begitu Pemerintah tinggal mengolah saja data yang dikumpulkan, dan segera mengakarantina orang yang berada di sekelilingmu tadi. Wah bisa terungkap semua tabir rahasia orang ketiga dan seterusnya nih!

Kok bisa ya?

TraceTogether, rupanyanya punya sinar Bluetooth untuk mendekteksi jarak antar pengguna aplikasi dalam radius dua meter. Terus juga aplikasi ini memanfaatkan GPS di Ponsel kita, untuk mengumpulkan data kayak lokasi maupun durasi pengguna aplikasi di setiap tempat.

Poinnya, aplikasi sangat ampuh membantu Pemerintah menemukan suspect Corona yang didapat dari kamu tadi. Tapi kuncinya ya, kita semua harus sama-sama instal dulu aplikasi Tracetogether nya dong! Biar ketika pengguna aplikasi itu berdekatan, sesamanya akan bertukar informasi via ponsel dan nomer telpon.

Nah tapi jangan kuatir, data yang dikumpulkan aplikasi TraceTogether akan tersimpan selama 21 hari terus akan menghilang dengan sendirinya kok! Dan yang perlu dicatat, data pastinya akan tersimpan di dalam Smartphone kita saja, dan tidak langsng terhubung secara online dengan pihak manapun, terlebih Pemerintah.

Wah mesti beli ponsell baru dulu, terus lekas instal?

Indonesia katanya juga akan mensosialisaikan aplikasi ini buat warganya, namun dengan tehnolgy yang kurang lebih sama dan dikembangkan oleh Indonesia. Nama aplikasinya adalah PeduliSesama!

Poinnya sih fungsinya bakal sama dengan TraceTogether. Nah aplikasi PeduliSesama yang hadir di Indonesia nanti akan dipasangan khusus untuk pasien postif covid 19, lantas datanya nanti akan tersambung ke Stagas COVID-19 dan juga Kemenkes!

Tapi, biar sukses mensosialisasikannya, kita juga tentunya harus punya Ponsel yang kompetible untuk menginstal si aplikasi Aplikasi PeduliSesama tadikan? Jika kita sendiri tidak menginstalnya, jadinya ya bisa percuma dong tehnology tadi!

Nah, Corona mah, selalu saja memberikan efek kejut ya, buat manusia untuk terus bekerja keras lebih kreatif dan inovatif dalam mencipta apa saja. Ya termasuk penciptaan aplikasi PeduliSesama ini. Nah sekarang bisa saja kita lekas kita instal deh di Googgle Play untuk Android.

Corona.. corona sudahlah, kita baikan saja ya!

By Satria Arbie

Game Worm Zone : Besar Dan Panjang Saja Belum Cukup Ternyata! Ini Rahasia Biar Cacing Tahan Lama!

Game Worm Zone : Besar Dan Panjang Saja Belum Cukup Ternyata! Ini Rahasia Biar Cacing Tahan Lama!

Tertawa saja aku melihat polah teman yang usiannya sudah mau kepala empat kok nginstal Game Worm Zone gituan! Mbatinku, “Kok ga ada sih permainan seru yang lebih menantang kek, selain besarin dan manjangin cacing.” Ya, main dan terus main eh ujungnya mati juga! Ah ga malah seneng malah kesel, kapok!

Lantas aku coba saja, game tadi, eh ternyata asik juga, menjadi besar dan panjang itu. Tapi tantanganya itu, kadang ya tidak lama mainnya, hanya sebentar saja! Hitungannya -anuu– hitungan menit bahkan!

Pengalaman aku sih, ya memang lumayan cepet mainnya, hanya perlu waktu 10-20an menitan baru sudahan! -upss–

Teringat permainan Flaping-Bird, ituloh permainan burung yang belajar terbang, dengan mengetukkan jari kita di layar smartphone. Ah. sampai lebaran kuda juga ga akan bakal menang tuh! Ya akhirnya stress dan malah wasting-time! Bisa saja game ini sebelas-duabelas!

Worm Zone, gaming yang memvisualisasikan kehidupan para cacing. Simple! Kita lantas disuruh berkelana membesarkan cacing ini dari kecil sampai besar dan panjang. Tantangan seru juga, karena gamers lain yang ikutan juga kepingin makan juga supaya besar dan panjang.

Jadi saling sikut-sikutan dengan menghadang laju cacing samapai mereka bisa menyentuh badan cacing kita. Dan tamatlah riwayat gamers lain. Ngulang lagi dah! Jadi memang ukuran memang sangat menentukan!

Semakin kalah semakin dongkol loh! Nyoba terus supaya lebih besar dan panjang dan awet mainnya, sampai-sampai bisa lupa waktu! Ini cocok buat kita yang lagi nunggu kerjaan atau sesorang, karena mainnya short-time, kalau kalah ya ulang lagi dari kecil samapi besar lagi. Gitu aja terus

Nah oleh sebab itu, nih ada beberapa tips, yang bisa digunakan kala bermain game ini, supaya agak lama mainnya! Memang kok! Mas Steve Howse yang buat Game ini sungguh terlalu ya! Ada saja game yang dia cipta dan gemesin, dan ga puas saja dengan game yang pernah dia buat sebelumnya,  yakni Slither, sudah coba?

Worm Zone 2

Namun yang menjadi catatan saya di game ini, mas Steve, anuu, coba saja kasi chat-room seperti COC gitulah, supaya antar gamers di seluruh dunia via online bisa komunikasi. Jadi kan rame kalau, kita matiin cacing orang lain! Pasti kesel abis di chattingan! Sudah cape’ cape’ dibesarin malah dimatiin!

Kembali fokus ke Worm Zone deh! Akan ada banyak pengalaman baru soal permainan ini kok. Utamanya ya belajar bagaimana cacing-cacing juga bekerja keras mencari makan di habitatnya, kalau para cacing-cacing tadi bisa ngomong dia bakal bilang, keras hidup ces! Yang belum coba, rasakan dulu ya baru komen! Hiks.

Baiklah dicatet gaes, ini rahasia suapaya cacing kita bisa besar, terus panjang dan tahan lama!

Mainnya santuy aja dong!

Pengalaman membuktikan main game ini ajak santai aja jangan serius. Fokus aja cari makan, biar dikit yang kita dapet yang penting halal, bukan hasil nyikut cacing lain buat nambah poin.

Semakin kita santai, kitas bisa terbantu untuk tetap lincah menghindari cacing lainnya mencoba matiin kita. Jika dipeper terus, cuekin aja, ntar juga capek sendiri dan nabrakin badan cacing kita. Matilah dia! Cari saja, lokasi untuk mencari makan yang sepi dari gerombolan cacing, bisa kita navigasi di layar navigasinya kok!

Gunakan Potion

Ada berbagai Potion atau bantuan yang bisa membatu cacing kita untuk berkelana mencari sesuap makanan. Potion itu digambarkan dengan ramuan yang berwarna-warni yang ditaruh dalam botol, biasanya terselip dalam makanan yang kita hisap.

Kalau ada botol dengan cairan warna kunin, itu bisa segera bisa kita lahap berguna memberikan gambaran perjalanan kita lebih luas, sehingga bisa mengontrol pergerakan cacing lainnya.

Ada juga Potion lain, seperti icon magnet buat segera menarik makanan kalau pas terjadi perebutan makanan dengan cacing lain biar gak tabrakan. Ada juga Potion item 5x lipat, yang gunanya menggandakan nilai dari makanan yang kita dapat, biar nambah point dan ranking kita!

Makan cacing lain , jika mampuh!

Anu, kadang saya kontra dengan redaksi yang ditampilkan pada layar ketika kita berhasil menghadang cacing lain untuk mengena tubuh cacing kita. Tertera “kamu sudah membunuh satu cacing,’ kan serem banget, ya membunuh! Hiks.

Jika ada anak-anak kecil main jadi seru tuh! Mereka bisa saja rame berkelakar,”Bunuh-bunuh cacing dibelakang, anuh ayok bunuh,” wah jadi repot kan kalau sudah kebiasaan, jadi salah paham kalau ngomong ama yang ga pernah main game ini jadinya.

Redaksinya mungkin bisa dihalusin jadi ,”kamu berhasil menyudahi permainan doi,” Kan lebih asik ya? –Hiks-

Namun, ya kembali ke esensi kehidupan, hukum rimba itu terdengar syiir jika yang kuat adalah pemenang. Kuat dalam konteks apa saja! Bukan hanya tenaga atau pisik! Kepintaran dan kekayaan juga bahkan bisa membantu, itu real sekali dalam kehiupan manusia, bukan cacing!

Semakin kemari, skill untuk mematikan cacing lain, ya mau ga mau kita terus asah. Masak, mau dimatikan terus sama cacing lain. Balas dong dengan cara yang smooth dan elegant! Diajak ngomong baik-baik, jika ga mau terus matikan aja, hikss!

Caranya dengan adu kecepatan untuk menyentuhkan badan caing kita di kepala cacing lawan. Nikung gitulah! Setelah cacing lain mati oleh kita, skor kita nambah, dan kita mendapat santapan lezat dari cacing yang mati tadi, untuk segera kita seruput habis.

Jika sudah besar dan panjang, sabar aja mainnya! Jangan keburu!

Jika cacing kita bertahan di menit ke-20-an lah, dan skor kita sudah sekitar 400.000-an, menurut pengalaman saja, pada game worm zone ini cacing kita sudah lumayan besar dan panjang kok! Artinya dengan tubuh yang besar itu, kita bisa saja dengan mudah mencari makan, dan mematikan cacing lain dengan melilitnya erat.

Wah pasti sakit hati, jika cacing kita dililit oleh lawan, gegara tubuh cacing kita masih kecil ya. Jika sudah besar dan panjang balas!

Namun dengan besar dan panjangnya ukuran, gerak kita terasa melamban. Entah mengapa kepala cacing sering oleng gitu. Kalau kita tidak lekas tidak fokus ke permainan kepala cacing kita malah membentur badan cacing lain yang lebih kecil dan panjang.

Worm Zone

Nah biar ga cepat sudahan, kita jangan keburu untuk memburu cacing lain lah! Santai saja keliling pada zona sepi yang jauh dari gerombolan cacing. Jika nemu cacing yang lagi sendirian, dekati, dan coba lilit dengan panjang dan besar tubuh cacing kita. Pasti deh kita berasa puas gitu, ketika sudah berhasil mematikan mereka!

Jika sudah capek berlama-lama bermain game! Y sudah matikan saja game nya dengan memindah ke aplikasi Smartphone lainnya. Istirahat aja dulu, makan dan minum secukupnya, dan lanjutkan dengan fokus prima biar bisa lebih lama lagi bermainnya dan menduduki skor tertinggih.

Duh enaknya ya kalau jadi Gamers! Makan, tidur, maen! E-Sportt gitulooh! Bukan Jobless kan!  Okeh, selamat mencoba ya!

By Satria Arbie